Lurah, Camat Singaran Pati dan TNI,Polri Berhasil Mediasi Konflik Ormas PP Bersama Organisasi Pedagang DDTS
Bengkulu,Beritarafflesia.com- Setelah melalui proses mediasi konflik antara organisasi PAC Singaran Pati Pemuda Pancasila (PP) dengan Organisasi pengurus Tobo Berendo, dan Kelompok Pedagang,beserta Kelompok Nelayan yang berada di Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) terkait cuitan tentang penolakan keberadaan bangunan Posko Pemuda Pancasila di lokasi Danau Dendam, akhirnya menemukan kesepakatan damai secara kekeluargaan.

Hadir dalam mediasi di kantor lurah Dusun Besar tersebut yakni, Camat Singaran Pati, Alek Periyansyah, Kepala Kelurahan Dusun Sukri SH. ME, Babinkantibmas dusun besar kecematan, Singaran Pati Kota Bengkulu Bripka Hamzah M, besama Babinsa Triono Budi S, dan 5 Orang Perwakilan dari Anggota Pengurus PAC singaran Pati Pemuda Pancasila, yakitu Rendra ginting selaku Pembina PP, M Hutabarat sebagai penasehat, Firman Irawan (Iwan ) ketua PAC PP Kampung melayu, Marianto wakil ketua, Arman pengurus MPC PP kota Bengkulu., pada senin (22/5/2023)
Permasalahan yang melebar sehingga berujung konflik ini, akibat cuitan salah satu anggota organisasi Pokdarwis posting di Facebook menyatakan menolak keberadaan sekretariat Pemuda Pancasila di Danau dendam tak Sudah (DDTS).
Namun dengan hasil mediasi yang di lakukan oleh pihak Kepolisian Resor Gading Cempaka Babinkantibmas, TNI, Camat Singaran Pati dan Lurah dusun Besar, akhirnya pemilik akun Facebook atas nama Zhuan Zhulian pada hari ini, Senin 22 mei 2023 selaku pengurus Tobo Berendo meminta maaf atas kekhilafan saya memposting di media sosial untuk menolak hadirnya sekretariat organisasi Pemuda Pancasila di danau dendam tak sudah yang akhirnya memicu dan memancing komentar – komentar negatif terhadap organisasi Pemuda Pancasila. Pernyataan permintaan maaf ini saya buat secara sadar dan tanpa tekanan dari pihak manapun. Wassalam🙏🙏🙏” kata Zhuan Zhulian anggota ormas pedagang DDTS Tobo Berendo
Camat singaran pati kota Bengkulu, Alek Periyansyah mengatakan, ia menghimbau agar kedua bela pihak berdamai secara kekeluargaan,,karna organisasi yang sedang bertikai tersebut sama- sama memiliki legalitas hukum yang jelas.

” Permasalahan antara PP PAC Singaran pati dengan persatuan Pedagang DDTD dan Ormas Tobo Berendo serta organisasi Pokdarwis DDTS ini hanya miskomunikasi saja. Apalagi dalam aturan kita di Relublik indonasia ini semua pihak tidak bisa melarang ketika ada orgasisasi yang ingin membuat sekretariat di kota Bengkulu. Maka dari itu saya berharap agar kedua bela pihak sepakat damai dan saling maafan” Ucap Camat Alek
Sementara itu berikut Poin- Poin Pernyataan Sikap Pokmas
Senin, 22 Mei 2023
1. Pokdarwis
Menolak/ keberatan dangan perkerjaan posko seketariat pemuda pancasila Panorama PAC. Singgaran Pati yang berada di seputaran danau dendam, karena sudah ada kelompok masyarakat yang lebih dulu dan telah eksis di danau dendam :
2. Tobo Berendo
Keeratan dengan posko PP PAC Singgaran Pati di danau dendam.
3. Persatuan Pedagang Danau Dendam.
Keberatan Dengan Posko PP PAC Singgaratin Pati di Danau Dendam
4. Nelayan Danau Dendam.
Keberatan THD Keberatan Posko PP PAC , Singgaran Pati.
Hasil Kesepakatan Bersama
1. Pihak yang pasting beritan terkait PP PAC singgaran Pati di laman FB bersedia untuk menyatakan permohonan maaf lisan dan tulisan di laman FB “ Zhuan Zulian”
2. Pokmas danau dendam pada dasarnya sesuai dengan petisi tanggal 3 mei 2023 keberatan dengan keberadaan posko PP PAC, Singgaran Pati yang berada di danau dendam, akan tetapi berhubung posko tersebut telah berdiri dan bersifat sementara maka pokmas menyetujui,
3. Demikian kesepekatan ini dibuat bersama untuk kepentingan barsama – sama tanpa ada pelaksanaan dari pihak manapun.” demikian.(BR1)












