Melalui Dinas PUPR, Pemkot Bangun Tiga Jembatan Rawan Banjir, Anggarkan Rp5,2 Miliar APBD 2026

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/ Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Noprisman ST 

BENGKULU, Beritarafflesia.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Melalui Dinas PUPR kota Bengkulu mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,2 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 untuk membangun tiga jembatan di kawasan yang selama ini menjadi titik rawan banjir.

Pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarkawasan sekaligus mengurangi gangguan mobilitas masyarakat saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Noprisman ST mengatakan, pembangunan tiga jembatan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat. Menurutnya, lokasi pembangunan telah diidentifikasi sejak 2023, namun pelaksanaannya baru dapat direalisasikan tahun ini karena sebelumnya terkendala keterbatasan anggaran.

“Sebenarnya lokasi tersebut sudah kami identifikasi sejak tahun 2023. Namun, saat itu belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran. Alhamdulillah pada tahun ini pembangunan sudah dapat dilaksanakan,” ujar Noprisman, Senin kemarin (20/7/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Bengkulu dan Polresta Bengkulu. Melalui jajaran Bhabinkamtibmas, kepolisian turut menghimpun aspirasi masyarakat serta menyampaikan kondisi di lapangan sehingga usulan pembangunan dapat diprioritaskan sesuai kebutuhan warga.

Sebelum pekerjaan dimulai, setiap lokasi yang diusulkan telah melalui proses verifikasi dan validasi untuk memastikan pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta sesuai dengan kondisi lapangan.

Baca Juga  PPDB MTsN 2 Memasuki Tahap Penyerahan Berkas

Saat ini seluruh paket pekerjaan telah memasuki tahap pelaksanaan dan telah memiliki kontrak kerja. Pemerintah menargetkan pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga bulan sehingga pada November 2026 seluruh jembatan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Adapun tiga lokasi pembangunan meliputi Jembatan Betungan dengan anggaran sekitar Rp1,4 miliar, Jembatan Pancur Mas sebesar Rp1,8 miliar, serta Jembatan Pematang Gubernur di Kecamatan Muara Bangkahulu dengan anggaran sekitar Rp2 miliar.

Menurut Noprisman, perbedaan nilai anggaran pada masing-masing proyek dipengaruhi oleh kebutuhan konstruksi yang berbeda. Setiap jembatan memiliki karakteristik struktur tersendiri sehingga memerlukan penanganan teknis yang disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Selama proses pembangunan berlangsung, Dinas PUPR Kota Bengkulu akan menerapkan penutupan sementara akses jalan di sekitar lokasi proyek. Rekayasa lalu lintas beserta jalur alternatif akan disosialisasikan kepada masyarakat agar aktivitas warga tetap berjalan dengan baik.

Noprisman juga mengimbau masyarakat untuk bersabar selama proses pengerjaan berlangsung. Ia menjelaskan bahwa struktur beton memerlukan masa perawatan hingga mencapai kekuatan yang sesuai dengan standar teknis sebelum dapat dilalui kendaraan.

“Pembangunan ini dilakukan demi kepentingan masyarakat dalam jangka panjang. Kami berharap masyarakat dapat memahami proses yang harus dilalui agar hasil pembangunan memiliki kualitas yang baik, aman, dan dapat dimanfaatkan dalam waktu yang lama,” tutupnya.”(Pahri)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
SD Negeri 24 Kota Bengkulu Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Belangsung dengan Khidmat
SD Negeri 24 Kota Bengkulu Meriahkan HUT ke-81 RI Laksanakan Beragam Trobosan Perlombaan
SD Negeri 77 Kota Bengkulu Sukses Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Beragam Perlombaan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Jumat, 11 September 2026 - 20:38 WIB

Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB

Selasa, 1 September 2026 - 07:53 WIB

Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:06 WIB

SD Negeri 24 Kota Bengkulu Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Belangsung dengan Khidmat

Berita Terbaru

Internasional

FOSS Group Perkenalkan Teknologi Proteksi Kebakaran Berbasis Aerogel

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:39 WIB