Maraknya Kekerasan Terhadap Anak,Pemkot Beri Perhatian Serius

- Penulis

Kamis, 13 Oktober 2022 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maraknya Kekerasan Terhadap Anak,Pemkot Beri Perhatian Serius

Maraknya Kekerasan Terhadap Anak,Pemkot Beri Perhatian Serius

Bengkulu,Beritarafflesia.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu turut menyikapi masih maraknya tindak kekerasan terhadap anak di Kota Bengkulu.

Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) dan UPTD PA, Pemkot terus berupaya memberikan edukasi dan aksi pencegahan kekerasan terhadap anak melalui organisasi perempuan, lembaga kemasyarakatan serta penguatan terhadap Forum Anak Kota Bengkulu.

Dalam hal ini, DP3AP2KB dan UPTD PA juga telah memberikan perlindungan kepada korban melalui program Antar Jemput Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak (Anjela Perperak) dengan memberikan pendampingan secara gratis kepada korban yakni pendampingan agama, konseling, hukum dan sosial budaya.

“Berbagai upaya kita lakukan, mulai dari edukasi, pencegahan hingga perlindungan anak. Adapun kasus yang telah tuntas kita dampingi di tahun 2022 sudah kisaran 50 persen diantaranya kasus pencabulan anak, inces, dan pelecahan seksual,” ungkap Kepala DP3AP2KB Dewi Dharma, Kamis (13/10/2022).

Baca Juga  Komisi II DPRD Kota Gelar RDP Penyampaian Realisasi Program Kerja TA 2021

Pemkot juga telah melakukan MoU dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk memberikan pelayanan dan bantuan hukum terhadap anak atau korban lain.

“Kita telah melakukan MoU dengan Kejari tentang pelayanan hukum terhadap korban kekerasan perempuan dan anak. Selain itu, kita juga telah mengajak seluruh institusi lainnya untuk bergerak bersama dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak, apapun itu bentuknya,” tambahnya.

Adapun gerakan yang digencarkan menurut Dewi ialah pelaksanaan sosialisasi dan melakukan semacam aksi dalam pencegahan terhadap anak.

“Kita melaksanakan sosialisasi seperti trauma healing, advokasi dan sosialiasi tentang pencegahan kekerasan yang mengikutsertakan guru BK di sekolah-sekolah, unsur akademis, dinas sosial, psikolog, dan konselor agama dan mitra yang menaungi program perlindungan anak seperti WCC, PUPA, Peksos, dan lembaga lainnya,” demikian Dewi (Zon).

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peminat Mahasiswa Asing ke Unib Membludak, 3.309 Pendaftar dari 60 Negara
Kesbangpol Kota Bengkulu Hadiri Pembukaan LKBB-PB Tingkat Provinsi 2026, Tiga SMA Siap Harumkan Daerah
Ratusan Tenda Siluman, Diduga Lakukan Pungli di Festival Tabot 2026
Sat Samapta Polresta Bengkulu Gelar Patroli Sepeda, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan 3C
Personel Pos Pelayanan Pantai Zakat Intensifkan Patroli dan Himbauan Kamtibmas kepada Pengunjung
Tingkatkan Kekompakan, Kemenag Kota Bengkulu Gelar Olahraga Bersama
Eduva Autism Therapy Centre Rayakan Ulang Tahun ke-3, Perkuat Komitmen Layani Anak Berkebutuhan Khusus
PDI Perjuangan Bengkulu Gelar Musancab PAC, Ir. H. Mian Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:10 WIB

Peminat Mahasiswa Asing ke Unib Membludak, 3.309 Pendaftar dari 60 Negara

Senin, 29 Juni 2026 - 16:54 WIB

Kesbangpol Kota Bengkulu Hadiri Pembukaan LKBB-PB Tingkat Provinsi 2026, Tiga SMA Siap Harumkan Daerah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:49 WIB

Ratusan Tenda Siluman, Diduga Lakukan Pungli di Festival Tabot 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:54 WIB

Sat Samapta Polresta Bengkulu Gelar Patroli Sepeda, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan 3C

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:50 WIB

Personel Pos Pelayanan Pantai Zakat Intensifkan Patroli dan Himbauan Kamtibmas kepada Pengunjung

Berita Terbaru