Musim Penghujan,Dinkes Kota Bengkulu Imbau Warga Waspadai Terhadap Penyakit DBD

- Penulis

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com- Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu menghimbau masyarakat agar waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Pasalnya, kondisi musim hujan menciptakan lingkungan yang ideal bagi nyamuk Aedes Aegypti. Telur-telur nyamuk ini berkembang biak ketika ada genangan air hujan, yang dapat meningkatkan risiko penularan penyakit. Oleh karena itu, pihaknya memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh.

“Kita menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan di lingkungan sekitar rumah guna menghindari penyebaran wabah DBD,” ujar Plt Kadinkes Kota Bengkulu Joni Haryadi Thabrani, Selasa (20/2/2024).

Kemudian, dengan tidak menggantung baju dalam waktu lama dan dengan banyaknya sampah disekitar rumah dapat menjadi sarang nyamuk jenis aedes aegypti.

Setelah itu, masyarakat juga dapat menerapkan 5M yaitu mengubur barang bekas yang dapat menampung air, menutup tempat penampungan air, menguras bak mandi atau penampungan air minimal dua kali dalam satu minggu.

Lanjut Joni, menaburkan bubuk abate di tempat penampungan air yang sulit dibersihkan dan mengganti air di vas bunga serta masyarakat dapat menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi gizi seimbang dan agar tidak terjadi demam berdarah.

Baca Juga  Masa Pandemi dan Pemberlakuan PPKM,Pedagang Kaki Lima Merasa Bersyukur

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan pencegahan dengan melakukan sosialisasi di fasilitas kesehatan yang ada di Kota Bengkulu.

Untuk diketahui, mayoritas penderita DBD Kota Bengkulu didominasi oleh anak-anak dan untuk upaya pencegahan DBD tersebut tanpa melakukan upaya fogging atau pengasapan terhadap jentik nyamuk besar-besaran untuk menghindari efek samping yang ditimbulkan.

Pihaknya juga meminimalisir penggunaan pengasapan untuk membasmi jentik nyamuk sebab cairan yang digunakan terdapat zat-zat yang berbahaya untuk masyarakat dan lingkungan.

“Fogging itu sebenarnya tidak disarankan lagi karena banyak bahayanya. Sebab yang keluar dari mesin fogging bukan hanya sekedar obat untuk membunuh jentik nyamuk tapi juga zat-zat yang berbahaya seperti solar dan lainnya,” jelasnya.

Sebab, alat fogging menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang menyebabkan tanaman mati dan menimbulkan iritasi bagi manusia jika terkena kulit.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru

Rejang Lebong

BPJN Bengkulu Mulai Pembangunan Jalan Air Duku – Tower

Jumat, 6 Nov 2026 - 07:51 WIB