Pemdes Mekar Mulya MM Dan Camat Menitoring Progres Pembangunan Gedung TK
Mukomuko – Beritaraflesia.com – Pemerintah desa mekar Mulya kecematan Penarik Kabupaten Muko- Muko melakukan kegiatan monitoring terhadap pembangunan gedung sekolah taman kanak-kanak (TK) Jumat (16 /7 /2021)
Kegiatan menitoring pembangunan gedung TK ini di hadiri Camat Penarik Sutrisna SH, Kasi Ekobang dari Kecamatan Wijyanto, kades Bumi Mulya Karsiman, ketua BPD dan anggotanya, Babinkantibmas dan Babinsa, Jumat (16 /7 /2021 ) di laksanakan kantor desa mekar Mulya kemarin.

Kepala desa Mekar mulya melaui sekretarisnya Ervan menjelaskan, pembangunan tahab pertama tersebut merupakan penambahan gedung TK, yang mana kondisi fisiknya saat ini sudah mencapai 70 % persen.
“ Kami berharap selama 30 hari kerja pembangunannya gedung TK ini bisa di selesaikan, Karena mengingat kondisi daya tampung sudah over kapasitas, bahkan saat ini anak-anak TK sampai belajar di luar kelas, sehingga tidak hanya guru yang merasa tidak nyaman, namun proses belajar anak-anak akan terganggu” jelas Ervan
Pemdes Mekar Mulya bersama rombongan dari Tim Monev saat menghitung progres pembanguna gedung TK
Ia juga menerangkan, kondisi pembangunan untuk penambahan gedung TK saat ini sudah mencapai 70 % persen, dan menghimbau agar perangkat desanya siap menerima masukan – masukan dari tim Monev yang bersifat membangun, demin untuk menuju sistim pemerintahan yang baik dan professional
“Kita sama-sama baru mendapatkan jabatan, Jadi kita harus siap menerima masukan,baik dari tim menitoring dan evaluasi (Monev) maupun dari pemerintah daerah, demi untuk mensukseskan pembangunan desa dan tidak tersandung dengan hukum”terangnya
Dikatakan Ervan, jika ada hal – hal yang belum sempurna, dalam proses administrasi, maka seluruh jajaran pemerintah desa harus mengacu dengan aturan yang ada.
“ Yang kita harus tertibkan adalah proses administrasi, dan jangan coba-coba melakukan perbuatan melawan hukum. Maka depannya kita akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan supaya bekerja lebih baik dan profesional, tanpa melawan hukum” kata Ervan
Meningkapi program pemerintah desa mekar mulya secara garis besar mengedepankan pada pembagian BLT tahap V terhadap 21 warga. dan penyalurannya di pokuskan terhadap 5 warga yang telah terpapar covid 19 dan warga lansia
“Didesa mekar Mulya ini ada 5 orang warga yang terkonfirmasi positip COVID 19, bahkan 1 orang sudah meninggal dunia dan 4 orang lainnya sedang menjalankan proses isolasi mandiri (Isoman). kami juga dari pemerintah desa sudah membagikan BLT kepada 21 warga penerima , dan memberikan bantuan berupa sembako, kepada warga yang di isolasi mandiri ”Ungkapnya
Lanjut Ervan,pihaknya juga telah menghimbau kepada pihak sekolah agar menunda kegaiatan belajar secara tatap muka, karena mengingat situasi di desa Mekar Mulya dalam zona merah.
“ Sesuai dengan surat edaran dari dinas pendidikan bahwa sekolah secara tatap muka belum di perbolehkan, kita masih menunggu selama 14 hari ke depan, kalau sudah zona kuning boleh belajar tatap muka tapi tetap dengan protokol kesehatan yang ketat”Imbuhnya
Ditempat yang sama ketua BPD Mekar Mulya Eddy Wantoro menyampaikan, jika perangkat desa Mekar Mulya saat ini semuanya masih baru,sehingga untuk menjalankan roda pemerintahan desa perlu belajar, supaya tidak terjerumus dalam lingkaran hukum.
“ Kami mengharapkan baik dari pemerintah daerah,maupun pihak kecematan penarik,babinkantibmas, babinsa, agar memberikan masukan serta arahan, terkait dengan pelaksanaan program pembangunan dan sitem pengendalian keuangan desa”Pungkas Eddy Wantoro
Camat Penarik Kabupaten Mukomuko Sutrisna.SH, Ia meminta agar pemerintah desa mekar mulya saat pengajuan SPJ harus di teliti dangan benar, supaya ketika di sampaikan kepada tim MONEV tidak ada masalah.
“ Kelengkapan SPJ ini yang harus di perhatikan, karena penggunaan anggaran tersebut dari dana desa, yang harus di laporkan kepada kami, sehingga kami pun bisa koreksi dan memberikan masukan masukan kepada pemerintah desa jika ada yang tidak lengkap” Tegas Camat SutrisnaSetelah selesai
Diketahui setelah di lakukan monitoring Kasi Ekobang dari kecematan Wijiyanto, memberikan saran dan masukan kepada perangkat desa agar dalam menyusun perencanaan lebih teliti dan di perhatikan supaya hasilnya nanti sesuai dengan harapan MUSDES.
“ Kita berharap agar perangkat desa matangkan sistem menyusun perencanan, Jangan sampai setelah pekerjaan selesai masih ada kekurangan, kita juga tidak mau ketika pemeriksaan pada fisik bangunan menjadi temuan. bekerjalah sesuai aturan,jangan sampai di kemuadian hari ada yang melanggar hukum” tutupnya (Byg) Adv














