Acara Sosialisasi Padat Karya Tunai Desa (PKTD) Talang Babatan
Kepahiang, (Beritarafflesia.com) – Rabu (15/9) Pemerintah Desa Talang Babatan, Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang Gelar Sosialisasi Padat Karya Tunai Desa (PKTD), sekaligus Musyawarah pra pelaksanaan kegiatan titik nol.
Dua agenda ini telah disepakati sebelumnya dalam musyawarah desa, dan salah satu hasil yang akan direalisaikan adalah pembangunan jalan rabat beton. Terdapat dua ling jalan yang sudah di ukur, antara lain; Ling pertama dengan panjang 126 x 2 meter dan Ling yang kedua 96 x 2 meter
Turut hadir PJS kades Talang babatan Bapak Nasution, Camat seberang Musi Bapak Gunawan Supriadi ,Babinsa , Babinkantibmas, Prangkat Desa, BPD dan tokoh masyarakat desa talang Babatan. Tampak hadir juga Tenaga Ahli (TA) dari provinsi dan kabupaten Kepahiang, serta pendamping desa.

Selaku Tenaga Ahli Pendamping, PJS kades Talang babatan Bapak Nasution memberikan bimbingan dan materi-materi terkait padat karya tunai dan pemberdayaan masyarakat desa talang babatan sembari menghimbau kepada Ketua TPK agar bisa bekerja dengan baik dan Sesuai aturan yang ada supaya pembangunan Bisa berjalan dengan lancar dan sukses tanpa ada Kendala.
“Kami berharap dengan agenda sosialisasi ini dapat memberikan pencerahan kepawa warga talang babatan terkait pentingnya berproduktifitas dengan memanfaatkan SDA yang ada di sekitar. Juga peran pemdes sangat penting dalam mensukseskan program Padat Karya Tunai Desa” Ujar Nasution.
—-Padat karya tunai (Cash for work) merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa khususnya yang miskin dan marginal yang bersifat produktif dengan mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal untuk memberikan tambahan upah/ pendapatan, meningkatkan daya beli, mengurangi kemiskinan, dan sekaligus mendukung penurunan angka stunting—-
Camat seberang Musi pak Gunawan Supriadi menambahkan agar pelaksanaan kegiatan titik nol bisa selesai tepat waktu.
“Saya berharap Kepada PJS kades dan TPK agar pekerjaan pembangunan tersebut bisa selsai tepat waktu, Supaya manfaatnya bisa dirasakan secepat mungkin oleh warga”. Pungkas Gunawan. (Jon)













