Bengkulu,Beritarafflesia.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui sederet Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan banjir yang melanda Kota Bengkulu, Rabu (31/08/22).
Dinas Kesehatan (Dinkes) kini sudah membangun beberapa posko kesehatan di lokasi banjir untuk memberikan pertolongan medis kepada korban banjir.
Kepala Dinas Kesehatan diwakili Sekdinkes Nurhidayati mengatakan saat diwawancarai, pihaknya melalui puskesmas siap siaga di beberapa posko yang telah ditentukan. Seperti di Kelurahan Tanjung Jaya, Sukamerindu, Sawah Lebar dan Rawa Makmur.
Dinkes juga sudah mengintruksikan seluruh puskesmas se-Kota Bengkulu untuk standby dan cepat menangani warga yang membutuhkan penanganan akibat banjir.
“Para petugas puskesmas kita kerahkan. Untuk posko kita sebar, seperti Kelurahan Sukamerindu, Sawah Lebar dan Bentiring. Dalam hal ini kita juga minta puskesmas terdekat turut membantu dan bertanggungjawab dengan lokasi banjir terdekat,” ucap Nurhidayati.
Petugas ini juga dikerahkan untuk mobile menjangkau masyarakat secara door to door dan masyarakat juga bisa datang langsung ke posko.
“Pelayanan ini gratis, jadi masyarakat jangan ragu memeriksakan kondisinya ke puskesmas atau posko kesehatan jika dirasa tubuh kurang sehat. Karena ditakutkan saat banjir, biasanya penyakit yang cukup mendapatkan perhatian ialah diare dan gatal-gatal,” katanya.

Menurut data terkini, belum ada penemuan penyakit dari warga yang terdampak banjir. Terpisah, Nurhidayati mengimbau warga yang memiliki balita dapat melapor ke posko untuk mendapatkan makanan tambahan.
“Iya ada makanan tambahan untuk balita berupa biskuit. Selain itu, kita juga sudah melengkapi obat-obatan yang biasanya dibutuhkan dalam bencana banjir,” tutup Nurhidayati.












