Pemkot Pasang Rambu-Rambu Larang Truk BB dan Kenderaan Bermuatan Berat Melintas Jalan Hibrida

 Dinas Perhubungan saat pasang Rambu- Rambu Tanda Larangan Truk Bermuatan Berat agar tidak melintasi jalan Hibrida

Kota Bengkulu,Beritarafflesia.com’ setelah pemerintah kota Membangun jalan Hotmix di wilayah hibrida, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu langsung melakukan pemasangan rambu-rambu larangan terhadap kendaraan Batu Bara (BB) dan truk tonase besar yang melintas di jalan Hibrida, Kelurahan Sido Mulyo.

“Larangan ini sebagai tindakan tegas Pemkot Bengkulu agar jalan Hibrida tidak lagi dilalui oleh kendaraan BB atau truk yang Bermuatan over kapasitas. Dengan pemasangan rambu ini, diharapkan masyarakat, terutama sopir agar tertib lalu lintas dan mematuhi rambu-rambu tersebut.” Imbau Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu Hendri Kurniawan.

Disisi lain ia juga menyebut, supaya mengantisipasi agar jalan Hibrida Raya tidak rusak seperti sebelumnya, dan  saat ini jalan tersebut sudah dibangun dengan aspal hotmix hingga mulus, berkat program 1000 jalan mulus Walikota Bengkulu Helmi Hasan Bersama Wakil Walikota Dedy Wahyudi.

“Kita harapkan kendaraan tonase tinggi dapat mematuhi ketentuan untuk lewat di jalur yang sudah ditentukan yaitu di Bengkulu oto ring road yang sudah diisyaratkan. namun apabila pengguna kendaraan yang bermuatan lebih dari kapasitas dan Sopir Truk Batu Bara masih ada yang bandel, maka kita kedepannya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menindak tegas,” Tegas Hendri.

Dinas Perhubungan Kota Bengkulu saat pasang Rambu- Rambu

Kepala dinas Perhubungan Kota ini kembali mengimbau kepada kendaraan dengan tonase yang tinggi atau tonase di atas 8 ton, baik itu kendaraan batubara, pengangkut angkutan umum, maupun angkutan BBM untuk tidak melewati jalur Hibrida tersebut.

” Selain ditakutkan merusak jalan, pemasangan rambu ini juga dilakukan untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tak diinginkan, seperti kecelakaan dan sebagainya. Pasalnya truk tonase besar dapat membahayakan pengguna jalan yang lain.” Pungkasnya.(BR1)