Pemprov Bengkulu, Pengalihan Arus Jalinbar di Bengkulu Utara Ditolak, Alasan Warga Mengjutkan

- Penulis

Selasa, 10 Januari 2023 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Bengkulu, Pengalihan Arus Jalinbar di Bengkulu Utara Ditolak, Alasan Warga Mengjutkan

Pemprov Bengkulu, Pengalihan Arus Jalinbar di Bengkulu Utara Ditolak, Alasan Warga Mengjutkan

 Bengkulu,Beritarafflesia.com- Pemprov Bengkulu, Pengalihan Arus Jalinbar di Bengkulu Utara Ditolak, Alasan Warga Mengjutkan. hari ini, selasa 10 Januari 2023  pengalihan arus di jalan lintas barat (Jalinbar) Batik Nau- Ketahun Kabupaten Utara mulai dilakukan.

Seluruh kendaraan, melintasi jalan lama di  Bintuan-Ketahun  sepanjang pesisir pantai Bengkulu Utara sembari menunggu perbaikan jembatan.

Namun, masyarakat tetap menolak jalan mereka dilintasi truk dari Jalinbar, terutama truk angkutan batu bara (BB).

Masyarakat sepanjang pesisis pantai tersebut, hanya memperbolehkan jalan mereka dilintasi oleh kendaraan pribadi bukan angkutan.

Kades Urai, Nodi menerangkan perusahaan tambang Batu Bara (BB) belum melakukan perbaikan jalan.

Sehingga, masyarakat tidak menginginkan jalan mereka yang sudah rusak semakin rusak karena dilintasi oleh truk angkutan khususnya BB.

Hal ini dikarenakan adanya pengalihan arus Jalinbar

“Kita meminta jalan dibangun dulu jika ingin melintas

Sekarang ini jalan sangat rusak berat dan sudah meresahkan masyarakat. Masyarakat meminta perbaikan lebih dulu,” tegasnya.

Karena belum diperbaiki hingga kemarin, maka masyarakat meminta truk angkutan untuk tidak melintasi jalan tersebut.

Apalagi perusahaan tambang batubara sudah berjanji akan melakukan perbaikan jalan sejak tahun lalu.

“Ini sudah menjadi aspirasi masyarakat. Karena kondisi jalan  sangat parah. Maka untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, kami minta truk tidak melintas dulu,” tandas Nodi.

Sementara itu,  Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin  Mersyah menyampaikan untuk bisa dilewati pengendara, telah dilakukan pengerjaan penimbunan, pengerasan badan jalan sehingga saat digunakan untuk sementara waktu jalan tidak tambah rusak.

“Pengalihan ke jalan lama di pesisir pantai dengan catatan dilakukan perbaikan dan ini merupakan kompensasi. Ini sudah kita putuskan,” jelasnya.

Plt. Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso, ST, M.Si mengatakan, jalan pesisir pantai yang melewati empat desa di Kabupaten Bengkulu Utara dibangun dengan menggunakan dana APBN  termasuk satu link jembatan dengan anggaran sebesar Rp19 miliar, dilaksanakan tahun ini.

“Jadi yang pesisir pantai dibangun APBN  karena memang dulu link jalan nasional. Tahun ini dianggarkan Rp19 miliar termasuk link jembatan,” terangnya.

Mengenai adanya penolakan dari masyarakat setempat bagi truk batu bara yang melintas, saat ini tengah dilakukan mediasi oleh Dinas Perhubungan karena kewenangan BPJN.

Baca Juga  Penghujung Tahun, Diskominfo Bengkulu Utara Upgrade Jurnalis dan Penyiar Radio

Terpisah, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil BU-Benteng, H. Sujono, SP, M.Si menyampaikan, sepakat dengan pembangunan jembatan di ruas Batik Nau karena untuk kelancaran ke depan.

Namun, Pemprov Bengkulu atau BPJN harus memikirkan juga lalu lintas jalan tersebut dan solusi jalan alternatif.

“Pemprov atau BPJN harus juga memikirkan masyarakat yang lewat di jalan tersebut. Jadi harus dicari solusi terbaik,” harapnya.

Ia menjelaskan, jika seluruh kendaraan diminta lewat di jalan pesisir, maka menjadi kendala karena kondisi jalan pesisir yang rusak berat.

Bahkan ada di beberapa titik terdapat longsor abrasi laut dan nyaris putus. Ini perlu diwaspadai jangan sampai terjadi masyarakat pengguna jalan mengalami kecelakaan.

“Saya berharap dibuat jembatan belly sebagai jalan alternatif dan solusi.

Ini harus diupayakan pemerintah agar tidak semua kendaraan melalui jalur pesisir, karena seperti truk-truk besar dan bis memang membahayakan jika lewat di jalan persisir,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, Jalinbar Bengkulu – Sumatera Barat Via Ketahun via PTPN (jalan baru) akan ditutup per, Selasa 10 Januari 2023.

Seluruh kendaraan termasuk truk batu bara (BB), dialihkan melalui jalan Bintunan – Ketahun (Jalan lama) via pesisir pantai barat BU.

Masalahnya, masyarakat di desa – desa sepanjang pesisir pantai BU sepakat menolok jalan mereka dilalui truk angkutan BB.

Ini lantaran, kondisi jalan yang saat ini sudah rusak parah dan sejak setahun lalu sudah ada janji dari perusahaan BB untuk melakukan perbaikan jalan.

Terpisah, Wabup BU Arie Septia Adinata, SE, M.AP menjelaskan Pemkab BU sudah melakukan rapat dengan seluruh FKPD dan camat. Ia berharap seluruh masyarakat bisa menahan diri.

“Sembari kami juga melakukan koordinasi dengan balai sebagai pelaksana pembangunan jembatan untuk mempercepat pengerjaan dan memastikan kapan jembatan bisa dilintasi,” jelasnya.

Selain itu, tahun ini pembangunan jalan non status tersebut juga sudah masuk dalam anggaran APBN.

Sehingga banyak hal yang akan disampaikan Pemkab BU ke Pemprov dan balai jalan sehingga didapatkan solusi terbaik bagi masyarakat.(tut)

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hasil Uji Lab BPOM Negatif, Polisi Bantah Siswa MIN 02 Bukan Keracunan MBG
Tinjau Bengkulu Utara, Gubernur Helmi Hasan Prioritaskan Infrastruktur, Jembatan Rusak Segera Dibangun
Pemkab Bengkulu Utara Bersama TNI–Polri Gelar Gerakan Jumat Bersih
Gerak Cepat Sambangi Korban Kebakaran, Bupati Bengkulu Utara Serahkan Bantuan di Desa Argamulya
Buka Musrenbangcam RKPD 2027 di Kerkap, Pemkab Bengkulu Utara Dorong Akselerasi Transformasi Ekonomi
Perkuat Kolaborasi Pemda dan Polri, Kapolres Bengkulu Utara Kunjungi Bupati
Sekda Bengkulu Utara Hadiri Penyambutan Kapolres Baru, Harap Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
Bupati Bengkulu Utara Tinjau Penataan Alun-Alun dan Bundaran Argamakmur
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:25 WIB

Hasil Uji Lab BPOM Negatif, Polisi Bantah Siswa MIN 02 Bukan Keracunan MBG

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:17 WIB

Tinjau Bengkulu Utara, Gubernur Helmi Hasan Prioritaskan Infrastruktur, Jembatan Rusak Segera Dibangun

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:46 WIB

Pemkab Bengkulu Utara Bersama TNI–Polri Gelar Gerakan Jumat Bersih

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:19 WIB

Gerak Cepat Sambangi Korban Kebakaran, Bupati Bengkulu Utara Serahkan Bantuan di Desa Argamulya

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:58 WIB

Buka Musrenbangcam RKPD 2027 di Kerkap, Pemkab Bengkulu Utara Dorong Akselerasi Transformasi Ekonomi

Berita Terbaru