Rakor Pengendalian Inflasi Daerah 2024 Secara Virtual 

- Penulis

Senin, 29 Januari 2024 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com- Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bengkulu dipimpin Pj Walikota Arif Gunadi kembali mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah 2024 secara virtual di ruang Monitoring Center, kantor Diskominfo, Senin (29/1).

Rakor Inflasi pada Minggu ke-4 di bulan Januari 2024 ini, diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) yang dilaksanakan secara rutin di hari Senin di setiap minggunya.

Rakor tersebut dihadiri oleh berbagai pihak dari provinsi hingga kabupaten/kota se-Indonesia dengan memanfaatkan teknologi komunikasi Zoom Meeting.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), M. Tito Karnavian, mengapresiasi kinerja yang ditunjukkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah dalam upaya mengembalikan inflasi yang saat ini berada di angka 2.61%.

“Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan komitmen tinggi, tetapi juga menunjukkan kontribusi yang signifikan terhadap tujuan pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional,” ujar Mendagri.

Lebih lanjut, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan jika inflasi man-to-man mengalami kenaikan dari yang sebelumnya berada di presentase 0.38% meningkat menjadi 0.41%.”Sedangkan inflasi year to year (YoY) bulan Desember 2023 terhadap Desember 2022 mengalami penurunan dan berada di angka 2.61%,” tambahnya.

Baca Juga  Hari Ini, Pemkot Bengkulu Gelar Pasar Murah di Sukarami

Sehingga, menurut Tito pemerintah harus terus berupaya dalam melihat fakta lapangan terkait barang-barang apa saja yang mengalami kenaikan harga dan apa yang menyebabkannya.

“Di sisi inflasi year to year kita yang mengalami penurunan, terdapat inflasi man to man yang mengalami kenaikan dari yang semula berada di kisaran 0.38%, kini berhasil berada di angka 0.41%,” jelasnya.

Mengenai hal ini, Pj Walikota menyebutkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu telah menindaklanjuti arahan dari Kemendagri untuk mengantisipasi kenaikan harga dan mengendalikan inflasi.

Kemudian, Pemkot juga terus melanjutkan beberapa program pengendalian inflasi di tahun 2023 pada 2024, mengingat komoditas penyebab inflasi tak jauh berbeda. Adapun yang sedang dilakukan Pemkot ialah operasi pasar murah bersama stakeholder terkait, pemberian bibit tanaman cabai, memantau pendistribusian bahan pokok, dan hal lainnya.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peminat Mahasiswa Asing ke Unib Membludak, 3.309 Pendaftar dari 60 Negara
Kesbangpol Kota Bengkulu Hadiri Pembukaan LKBB-PB Tingkat Provinsi 2026, Tiga SMA Siap Harumkan Daerah
Ratusan Tenda Siluman, Diduga Lakukan Pungli di Festival Tabot 2026
Sat Samapta Polresta Bengkulu Gelar Patroli Sepeda, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan 3C
Personel Pos Pelayanan Pantai Zakat Intensifkan Patroli dan Himbauan Kamtibmas kepada Pengunjung
Tingkatkan Kekompakan, Kemenag Kota Bengkulu Gelar Olahraga Bersama
Eduva Autism Therapy Centre Rayakan Ulang Tahun ke-3, Perkuat Komitmen Layani Anak Berkebutuhan Khusus
PDI Perjuangan Bengkulu Gelar Musancab PAC, Ir. H. Mian Tekankan Kerja Nyata untuk Rakyat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:10 WIB

Peminat Mahasiswa Asing ke Unib Membludak, 3.309 Pendaftar dari 60 Negara

Senin, 29 Juni 2026 - 16:54 WIB

Kesbangpol Kota Bengkulu Hadiri Pembukaan LKBB-PB Tingkat Provinsi 2026, Tiga SMA Siap Harumkan Daerah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:49 WIB

Ratusan Tenda Siluman, Diduga Lakukan Pungli di Festival Tabot 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:54 WIB

Sat Samapta Polresta Bengkulu Gelar Patroli Sepeda, Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan 3C

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:50 WIB

Personel Pos Pelayanan Pantai Zakat Intensifkan Patroli dan Himbauan Kamtibmas kepada Pengunjung

Berita Terbaru