Sambut Era Industri 5.0, Gubernur Rohidin Inisiasi Gebyar SMK 2023

- Penulis

Jumat, 24 Februari 2023 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Sejalan dengan kebijakan Presiden RI Joko Widodo terkait fokus dunia pendidikan untuk memberikan keterampilan kerja bagi generasi muda, dimana tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama jajaran Pemprov Bengkulu dan para pelaku usaha, menggelar Gebyar SMK 2023 untuk menyambut Era Industri 5.0.

“Jadi tahun ini sengaja kita buat program terkait dengan peningkatan mutu kualitas SMK, yang kita gaungkan dengan agenda Gebyar SMK. Bentuknya nanti seperti pameran, kemudian FGD seperti pada malam ini dan ada pameran industri,” jelas Gubernur Rohidin usai membuka Focus Group Discussion (FGD) “Persamaan Persepsi Peningkatan Mutu SMK di Provinsi Bengkulu Memasuki Era Industri 5.0”, di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu, Jum’at (24/02) malam.

Ditambahkan Gubernur Bengkulu lulusan terbaik UGM dan IPB ini, Gebyar SMK memiliki tujuan untuk memastikan, SMK merupakan sekolah menengah kejuruan yang memiliki kompetensi dan karakteristik tertentu dan ini harus ditanamkan kepada para siswa.

Baca Juga  Asisten III Setda Pemprov Buka Pelatihan PKA Angkatan X 2024

“Jadi ini berawal dari para kepala sekolahnya. Maka malam ini diadakan FGD khusus menyamakan persepsi bagaimana meningkatkan kualitas SMK,” imbuh Gubernur Rohidin.

Diketahui dalam rangka menyambut bonus demografi dan persaingan antar negara yang semakin ketat. Pendidikan dan pelatihan vokasi/kejuruan saat ini semakin diperkuat seiring bergesernya strategi dari pembangunan infrastruktur fisik menjadi pembangunan manusia.

Untuk mengembangkan pendidikan kejuruan yang selaras dengan kompetensi kebutuhan pengguna lulusan (link and match), maka Kemendikbud telah melakukan penyesuaian dan pengembangan kurikulum pendidikan kejuruan.

“Jika sebelumnya menggunakan pendekatan dari supply-driven, maka saat ini kurikulum telah disesuaikan menjadi demand-driven agar dunia usaha dan dunia industri (DUDI) semakin aktif terlibat dalam proses pendidikan kejuruan di SMK,” jelas Analis Pelaksana Kurikulum Direktorat Jendral Pendidikan Vokasi Kemendikbud RI Jahani, yang juga sebagai narasumber dalam FGD.(BR1)

 

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Program Bantu Rakyat, Wagub Mian Ajak 143 Pemegang IUP MBLB Bersinergi 
Pemprov Focus Matangkan Perubahan Perda, Perampingan OPD Demi Perkuat Efektivitas Pemerintahan
21 Lulusan SMK Bengkulu Siap Bekerja di Jepang, Pemprov Cetak SDM Berdaya Saing Global
BLINC 3.0 Resmi Digelar, Pemprov Bengkulu Bidik Investasi Rp5,7 Triliun Lewat Promosi Potensi Daerah
Pemprov Matangkan Rencana Penerapan Pajak Air Permukaan pada Perkebunan Kelapa Sawit
Ketua AMJ Tegaskan Media Harus Jadi Benteng Melawan Hoaks dan Menjaga Kritik Berkualitas
Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Benteng Marlborough Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
AMJ–Azwira Bengkulu Gelar Diskusi Publik “Kritik Tanpa Jerat Hukum”
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:42 WIB

Dukung Program Bantu Rakyat, Wagub Mian Ajak 143 Pemegang IUP MBLB Bersinergi 

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:19 WIB

Pemprov Focus Matangkan Perubahan Perda, Perampingan OPD Demi Perkuat Efektivitas Pemerintahan

Senin, 6 Juli 2026 - 11:26 WIB

21 Lulusan SMK Bengkulu Siap Bekerja di Jepang, Pemprov Cetak SDM Berdaya Saing Global

Senin, 6 Juli 2026 - 10:36 WIB

BLINC 3.0 Resmi Digelar, Pemprov Bengkulu Bidik Investasi Rp5,7 Triliun Lewat Promosi Potensi Daerah

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:33 WIB

Pemprov Matangkan Rencana Penerapan Pajak Air Permukaan pada Perkebunan Kelapa Sawit

Berita Terbaru