Foto/ Sedekah Bumi Jadi Wujud Syukur dan Kebersamaan Warga Desa Bumi Sari, Tradisi ke-95 Terus Dilestarikan
Kepahiang, BeritaRafflesia.com – Pemerintah Desa Bumi Sari bersama masyarakat menggelar tradisi Sedekah Bumi sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil panen yang melimpah. Kegiatan yang telah memasuki penyelenggaraan ke-95 ini berlangsung di Balai Desa Bumi Sari, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, pada Rabu (13/8/2025).
Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ratusan warga. Kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas nikmat yang telah diberikan sekaligus memohon keberkahan, keselamatan, dan hasil panen yang lebih baik pada musim berikutnya.
Usai doa bersama, panitia membagikan nasi lengkap dengan lauk pauk, termasuk ingkung ayam, kepada seluruh warga yang hadir. Tradisi makan bersama tersebut menjadi simbol kebersamaan, persaudaraan, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Bumi Sari.
Kepala Desa Bumi Sari menyampaikan bahwa Sedekah Bumi merupakan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur dan hingga kini terus dilestarikan oleh masyarakat. Menurutnya, tradisi tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan juga memiliki nilai budaya, sosial, dan spiritual yang sangat penting.
“Sedekah bumi tidak hanya menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Sedekah Bumi memiliki makna yang berbeda dengan sedekah pada umumnya. Tradisi ini merupakan bentuk ungkapan syukur masyarakat atas hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama warga Desa Bumi Sari. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara bersama-sama dengan penuh kekeluargaan.
Lebih lanjut, Pemerintah Desa berharap tradisi Sedekah Bumi dapat terus dipertahankan sebagai warisan budaya yang mengandung nilai-nilai positif bagi generasi muda. Selain mempererat hubungan antarmasyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, dan melestarikan adat istiadat yang telah diwariskan oleh para pendahulu.
Melalui pelaksanaan Sedekah Bumi ke-95 ini, masyarakat berharap hasil pertanian pada musim mendatang semakin melimpah, kehidupan warga semakin sejahtera, serta Desa Bumi Sari senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kerukunan. Tradisi yang telah berlangsung selama puluhan tahun itu menjadi bukti bahwa budaya lokal tetap hidup dan terus dijaga sebagai bagian dari identitas masyarakat Desa Bumi Sari.*( Adv) Jhon












