Selama Pilkada, Pj Walikota Bengkulu Beri Pesan kepada PNS, PPPK dan PTT Untuk  Jaga Netralitas

- Penulis

Senin, 1 Juli 2024 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selama Pilkada, Pj Walikota Bengkulu Beri Pesan kepada PNS, PPPK dan PTT Untuk  Jaga Netralitas

Bengkulu,Beritarafflesia.Com– – Pj Walikota Bengkulu Arif Gunadi jadi narasumber di acara Bimtek Pengelolaan Keuangan dan Sekretariat Badan Adhoc Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu tahun 2024 gelaran KPU Kota Bengkulu, di Garge Hotel, Senin (1/7/2024).

Ada beberapa hal yang ditekankan oleh Arif dihadapan seluruh peserta yakni para Camat dan Lurah se-Kota Bengkulu yang didaulat sebagai sekretaris PPK dan sekretaris PPS, salah satunya terkait netralitas sebagai ASN.

“ASN ini bukan hanya PNS saja tapi termasuk PPPK dan PTT juga. Pemerintah pusat sudah wanti-wanti ke seluruh Pj walikota dan walikota definitif bahwa netralitas ini adalah harga mati. Mala lebih ditegaskan oleh pak mendagri, bukan hanya PNS dan PPPK, tapi honorer atau PTT yang dibiayai oleh APBD juga harus netral. Kecuali PTT yang tidak dibiayai oleh APBD,” ujar Arif.

Dikatakannya jumlah PNS dan PTT di Kota Bengkulu kurang lebih hampir 5 ribu orang. Ia berharap sebanyak itu ASN harus bersifat netral pada saat pilkada nanti.

Baca Juga  Pemkot Peduli, Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

“Netral bukan berarti tidak punya pilihan. Saat pencoblosan tetap punya hak. Tapi sebelum pencoblosan tidak boleh menunjukkan keberpihakan, karena ini diawasi oleh panwaslu. Mendagri berulang kali menekankan kepada kami agar ASN harus netral,” sambung Arif.

Terkhusus kepada sekretaris PPK dan sekretaris PPS yakni camat dan lurah, Arif berpesan untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan baik dan benar.

“Bapak ibu selaku sekretaris PPK dan PPS bertugas dalam pengadministrasian. Di PPK dan PPS ada anggaran yang diserahkan, tentu anggaran pemerintah ini harus ada aturannya, bagaimana cara SPj nya dan tahapan-tahapan administrasinya. Harus berkomitmen melaksanakan ini dengan benar. Kita tidak ingin nanti setelah pilkada bermasalah, atau ada pengaduan,” demikian Arif.

Acara bimtek ini, dihadiri langsung oleh Ketua KPU Kota Bengkulu Rayendra Pirasad dan para komisioner KPU.(Br1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru

Rejang Lebong

BPJN Bengkulu Mulai Pembangunan Jalan Air Duku – Tower

Jumat, 6 Nov 2026 - 07:51 WIB