Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain
BENGKULU,Beritarafflesia.com– Penerimaan Pegawai P3K untuk guru di Kota Bengkulu,situs sscasn.bkn.go.id sampai saat ini belum dibuka pendaftarannya.
Hal ini menjadi pertanyaan bagi pelamar di Kota Bengkulu, karena selama ini para calon pelamar untuk tenaga guru sudah lama menantikan setelah mendengar kabar sebelumnya ada formasi P3K sebanyak kurang lebih 191 guru yang akan direkrut tahun ini.
Menurut ketua DPRD Kota Bengkulu melalui Ketua Komisi I Teuku Zulkarnain mengatakan, Untuk penerimaan tahap pertama sebanyak 191 orang tersebut memerlukan anggaran APBD lebih kurang 7 miliar pertahun. karena sebelumya anggaran di tanggulangi melalui sumber dana APBN pusat.
“ Anggaran APBD untuk rengkrut 191 peserta tahap pertama ini sangat besar, yakni mencapai Rp 7 miliar pertahun, Sedangkan sampai saat ini anggaran untuk tes tersebut belum ada usulan ke dewan kota Bengkulu”Kata Teuku Zulkarnain saat di konfirmasi media ini, senin (5/7/2021)
Selain itu menurut teuku,pelamar tenaga guru di kota Bengkulu saat ini mencapai 2000 an, sedangkan yang direngkrut untuk tahap pertama sebanyak 191 perserta anggaran APBD pemerintah daerah harus dikaji,sebab pelamar saat ini baru 10 persen. Sedangkan yang lain akan mempertanyakan kepastian penerimaan tersebut.
“Kita berharap agar pihak BKPP mengumumkan ke publik, supaya guru-guru PTT yang sudah nunggu tersebut mendapat kepastian. Sebelumnya memang ada wacana perekrutan 191 P3K guru dan bahkan BKPP sudah mengeluarkan syarat-syaratnya,Namun sampai saat ini belum berjalan” Tegasya
Selanjutnya politisi PAN ini meminta kepada BKPP agar segera mengambil langkah cepat terkait penerimaan P3K tersebut,.Kalau ada kendala dengan anggaran,seharusnya pihak BKPP mengumumkan supaya publik mengetahui permasalahan yang sebenarnya, dan menyampaikan hal ini ke dewan, supaya DPRD kota Bengkulu bisa mengupayakan anggaran tersebut agar lebih terbuka.
“Kita upayakan anggaran tersebut dan akan di bahas di DPRD, kalau kendalanya terkait dengan anggaran., Apalagi perengkrutan P3K sekarang menggunakan Anggaran APBD, jadi benar-benar perlu kajian. Kemudian secepatnya anggaran tersebut diusulkan, biar ada kepastiannya, ”Ungkapnya”(BR)












