SPSI Minta Pemerintah Serius Perhatikan Nasib Buruh

- Penulis

Sabtu, 1 Mei 2021 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo ilusi// Net

 

BENGKULU.Beritarafflesia.com – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Provinsi Bengkulu, Aizan Dahlan meminta perhatian serius dari Pemerintah, terutama Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota terhadap kesejahteraan para buruh. Ini disampaikan mengingat Sabtu (1/5) besok merupakan momentum Hari Buruh Internasional atau May Day yang setiap tahun diperingati tanggal 1 Mei.

Menurut Aizan, hingga kini perhatian yang diberikan pemerintah daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, di nilai belum optimal. Jumat (30/4/2021)

“Perhatian serius yang diinginkan para pekerja/ buruk, terlebih saat ini masih di tengah wabah pandemi, tidak saja bantuan sosial (bansos), juga pemberian vaksin Covid 19.Mengingat sampai sekarang, melalui koordinasi dengan organisasi yang menaungi pekerja/ buruh, belum ada perhatian yang diberikan baik pemberian bantuan sosial maupun vaksinasi,” sampainya.

Ia mengharapkan melalui momen hari buruh kali ini, tidak ada salahnya pemerintah daerah memberikan perhatian kepada pekerja/ buruh. Apalagi tidak dipungkiri masih banyak persoalan lain yang dihadapi buruh, seperti persoalan upah untuk kesejahteraan maupun keselamatan dalam bekerja.
“Sampai saat ini kami juga tidak menerima anggaran pembinaan dari Pemerintah Daerah. Padahal jika ada, secara rutin dengan dana itu bisa melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pekerja,” ungkapnya.

Baca Juga  KAHMI Bengkulu Salurkan Bantuan Paket Sembako Jelang Hari Raya

Aizan juga menyampaikan, sebetulnya momen hari buruh ini, para pekerja/ buruh tidak ingin mengisi dengan menggelar aksi turun ke jalan saja. Tetapi tidak ada salahnya pemerintah daerah menginisiasi atau mengajak para pekerja/ buruh lebih dulu, untuk duduk satu meja bersama-sama membahas setiap permasalahan yang dihadapi.

“Dengan belum adanya inisiasi tersebut, wajar-wajar saja para pekerja/ buruk beranggapan perhatian pemerintah daerah masih belum optimal. Belum lagi ketika baru memberikan perhatian kepada para pekerja/ buruh, disaat terjadi demo ataupun ketetapan Upah Minimun Provinsi (UMP),” pungkasnya (Joe)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ
Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu
Sekdaprov Tinjau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen
Gubernur Helmi Hasan Sosialisasikan Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam di Cirebon
Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik
Gubernur Bengkulu Tekankan Transparansi SPMB 2026, Skor Seleksi Diminta Dibuka Secara Terbuka
Pemprov Bengkulu Bentuk Sentra Komando, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Wagub Bengkulu Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:12 WIB

Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:21 WIB

Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu

Senin, 15 Juni 2026 - 20:25 WIB

Sekdaprov Tinjau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen

Senin, 15 Juni 2026 - 20:14 WIB

Gubernur Helmi Hasan Sosialisasikan Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam di Cirebon

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:00 WIB

Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik

Berita Terbaru

Bengkulu Tengah

PPPK Paruh Waktu Kembali Keluhkan Gaji yang Belum Dibayarkan

Rabu, 24 Jun 2026 - 15:54 WIB