Bengkulu,Beritarafflesia.com – Beberapa ruas jalan di Kota Bengkulu mengalami kemacetan. Hal itu disebabkan oleh Banjir yang melanda Kota Bengkulu membuat beberapa ruas jalan tergenang atau terendam sehingga membuat masyarakat tak bisa melintas dan memilih alternatif jalan lain.
Pemerintah Kota Bengkulu bersama Polri (Satlantas Polres Bengkulu) langsung turun tangan untuk membuat rekayasa lalu lintas dalam waktu dekat dan melakukan penaikan durasi lampu merah. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Hendri Kurniawan saat ditemui, Rabu (31/08/22).

“Hari ini memang arus lalu lintas sangat padat, terutama dari danau dendam. Sehingga kemacetan itu sampai ke lampu merah. Kami pun langsung turun untuk mengurangi kemacetan. Langkah-langkah yang dilakukan ialah peningkatan atau penaikan durasi lampu merah persimpangan terutama yang dari dendam dan arah panorama akan kita naikkan durasinya agar kemacetan bisa terurai dengan baik,” ucap Hendri.
Penaikan durasi lampu merah akan dilakukan di lampu merah simpang kompi dari dendam dan panorama dari 50 detik hingga kisaran 60 detik (1 menit).

Mengenai rencana rekayasa lalu lintas, kata Hendri, akan dirapatkan terlebih dahulu dengan pihak Polres mengenai sistem buka tutup jalan.
“Hari ini akan kita adakan rapat internal dulu, satlantas polres nanti akan kita undang bagaimana sistem buka tutup pada jalan tertentu seperti pasar bengkulu, kota tuo, tanggul dan juga bentiring,” jelasnya.












