Turunkan Angka Stunting, Sekda Hamka Ingatkan BKKBN Pentingnya Data yang Akurat

- Penulis

Rabu, 7 Desember 2022 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Turunkan Angka Stunting, Sekda Hamka Ingatkan BKKBN Pentingnya Data yang Akurat

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri resmi membuka Rapat Evaluasi Program Bangga Kencana Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Bengkulu Tahun 2022, di Mercure Hotel Padang Jati Kota Bengkulu, Rabu (07/12).

Dikatakan Sekda Hamka, sebagai forum komitmen dan kesepakatan bersama antara stakeholder dan mitra kerja dalam mengevaluasi pelaksanaan program mendukung arah kebijakan dan strategi operasional tahun 2023, tentu hasil evaluasi Program Bangga Kencana ini harus memberikan dampak terhadap perbaikan ataupun target ke depan.

Turunkan Angka Stunting, Sekda Hamka Ingatkan BKKBN Pentingnya Data yang Akurat

Terlebih lanjut Hamka Sabri, dari tema yang diusung yaitu “Akuntabilitas Program Bangga Kencana Dalam Akselerasi Penurunan Stunting”, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Bengkulu sebagai lembaga teknis Bangga Kencana, diharapkan memiliki data awal yang akurat.

Sehingga angka kasus stunting di Bengkulu bisa terus ditekan sesuai target di 2024 pada angka 14,55 persen. Di mana kasus stunting di Bengkulu saat ini masih pada angka 22,10 persen.

Baca Juga  Momen Bagi Gubernur Bengkulu,Harkitnas Menuju kebangkitan Bersama Menuju Indonesia Emas Tahun 2045

“Tatkala kita tidak mempunyai data awal, lalu kita melakukan evaluasi, kemudian hasil evaluasi dijadikan program, maka kebijakan ke depan bisa menimbulkan masalah dikemudian hari. Jadi data yang ada itu harus by name by address,” ujar Sekda Hamka.

Sementara itu dijelaskan Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Nesianto, dari rapat Evaluasi Program Bangga Kencana yang dilaksanakan hingga 2 hari ke depan ini, ditargetkan angka stunting dan juga angka kemiskinan bisa diturunkan.

“Karena Bengkulu tidak termasuk dalam 12 provinsi lokus stunting di Indonesia. Jadi stunting di Bengkulu sebenarnya masih terbilang rendah, namun kerja bersama antara stakeholder harus terus dilakukan, jangan sampai kita lengah dalam menangani kondisi tersebut,” ungkapnya.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Program Bantu Rakyat, Wagub Mian Ajak 143 Pemegang IUP MBLB Bersinergi 
Pemprov Focus Matangkan Perubahan Perda, Perampingan OPD Demi Perkuat Efektivitas Pemerintahan
21 Lulusan SMK Bengkulu Siap Bekerja di Jepang, Pemprov Cetak SDM Berdaya Saing Global
BLINC 3.0 Resmi Digelar, Pemprov Bengkulu Bidik Investasi Rp5,7 Triliun Lewat Promosi Potensi Daerah
Pemprov Matangkan Rencana Penerapan Pajak Air Permukaan pada Perkebunan Kelapa Sawit
Ketua AMJ Tegaskan Media Harus Jadi Benteng Melawan Hoaks dan Menjaga Kritik Berkualitas
Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Benteng Marlborough Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
AMJ–Azwira Bengkulu Gelar Diskusi Publik “Kritik Tanpa Jerat Hukum”
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:42 WIB

Dukung Program Bantu Rakyat, Wagub Mian Ajak 143 Pemegang IUP MBLB Bersinergi 

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:19 WIB

Pemprov Focus Matangkan Perubahan Perda, Perampingan OPD Demi Perkuat Efektivitas Pemerintahan

Senin, 6 Juli 2026 - 11:26 WIB

21 Lulusan SMK Bengkulu Siap Bekerja di Jepang, Pemprov Cetak SDM Berdaya Saing Global

Senin, 6 Juli 2026 - 10:36 WIB

BLINC 3.0 Resmi Digelar, Pemprov Bengkulu Bidik Investasi Rp5,7 Triliun Lewat Promosi Potensi Daerah

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:33 WIB

Pemprov Matangkan Rencana Penerapan Pajak Air Permukaan pada Perkebunan Kelapa Sawit

Berita Terbaru