Upaya Tekankan Inflasi, Perdagrin Kota Bengkulu Rutin Pantau Pengawasan Harga Bahan Pokok

- Penulis

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Sebagai upaya menekan laju inflasi di Kota Bengkulu. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagrin) Kota Bengkulu rutin melaksanakan pengawasan harga barang pokok di tiga pasar, yakni pasar panorama, pasar minggu dan pasar barukoto.

Berdasarkan pantauan tim Perdagrin, Rabu (21/2). Belum ada kenaikan kembali harga-harga bahan pokok, dalam artian masih merupakan harga terakhir kemarin.

“Ada satu komoditi yang mengalami penurunan sebesar Rp10 ribu/per kilo, yaitu cabai merah keriting. Untuk saat ini harga bahan pokok dengan komoditi cabai merah keriting, cabai jawa, cabai rawit memang masih masuk kategori tinggi,” jelas Kabid Pengembangan Perdagangan Disperdagrin Erika Ariesanti.

Adapun penyebab masih tingginya harga cabai ialah curah hujan yang cukup tinggi di beberapa wilayah penghasil komoditas tersebut, sehingga menyebabkan panen cabai mengalami gangguan atau tak berhasil panen dengan maksimal.

Untuk beras, Erika mengatakan komoditi tersebut harganya masih cukup tinggi. Sebab, beras yang ada di Kota Bengkulu berasal dari Lampung, dan menurut informasi terakhir panennya tak sesuai harapan, sehingga untuk pemenuhan kebutuhan beras di luar Lampung menjadi terkendala termasuk distribusi beras ke Kota Bengkulu pun terpengaruh.

Baca Juga  Kapolres Bengkulu Rilis Pengungkapan 7 Kasus

“Menyiasati harga beras yang naik, ada pilihan beras murah saat ini yakni beras SPHP milik Bulog, 1 karung (5 Kg) diharga Rp57.500,” ujarnya

Terkait hal ini, kata Erika, masyarakat bisa mempertimbangkan untuk belanja atau membeli beras, beras SPHP ini. Beras SPHP ini, selain ada di warung ada juga di toko-toko tertentu seperti di Hypermart dan toko lainnya.

Kemudian menjelang ramadan, seperti biasa pihak Disperdagrin juga terus melakukan pemantauan ke lapangan, memantau kenaikan kebutuhan pokok. Paling tidak dari pemantauan nantinya, jangan sampai ada spekulan yang sengaja ingin mencari untung dalam kondisi menjelang ramadhan dan lebaran nantinya.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru