Ketua PPNI Provinsi Bengkulu H. Fauzan Adriansah,SKM.MM.
Beritarafflesia.com – Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan Majelis Kehormatan Etik Keperawatan (MKEK) serta Pelatihan ToT Terintegrasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Bengkulu periode 2022-2027 di Hotel Nala Seaside, pada Sabtu pagi (11/06/22).
Turut hadir juga Pada Acara Pelantikan DPW dan MKEK Provinsi Bengkulu tersebut, Ketua DPD KNPI Provinsi Bengkulu Dedi Ruskam, Berserta Rombongan
Turut hadir juga Pada Acara Pelantikan DPW dan MKEK Provinsi Bengkulu tersebut yakni ,Anggota DPR RI komisi 9 fraksi PDIP, Hj.Elva Hartati Murman,S.IP, MM Bersama Suaminya yang merupakan sebagai Ketua Harian KONI Provinsi Bengkulu H.Dadang Mishal Yofthie Suud, SH,MM, dan Ketua PPNI Provinsi Bengkulu H. Fauzan Adriansah,SKM,.MM, Sekretaris PPNI Ns.Saleh, S.Kep.,M.K.M., Bendahara PPNI Ns.H. Dedy Hariyanto, S.Kep,. Ketua DPD KNPI Provinsi Bengkulu Dedi Ruskam, Berserta tamu undangan lainnya.
Hadir Juga Anggota DPR RI komisi 9 fraksi PDIP, Hj.Elva Hartati Murman,S.IP, MM Bersama Suaminya yang merupakan sebagai Ketua Harian KONI Provinsi Bengkulu H.Dadang Mishal Yofthie Suud, SH,MM
Usai melakukan pelantikan DPW dan MKEK PPNI, dalam sambutan Ketua PPNI Provinsi Bengkulu H. Fauzan Adriansah,SKM.MM, Menyampaikan, PPNI adalah sebagai organisasi profesi yang bertanggung jawab secara moral dalam mewujudkan profesional perawat Indonesia sesuai dengan visi- misi organisasi agar lebih profesional dalam kinerjanya.
Penandatanganan Surat SK
“Untuk mencapai visi misi organisasi, diperlukan prinsip-prinsip manajemen administrasi kesekretariatan dan pengelolaan rapat yang baik,” Kata Fauzan.
Fauzan juga menjelaskan untuk merekrut perawat yang ada di daerah, pihaknya sudah di lakukan di setiap kabupaten. Namun harus melalui proses adanya usulan dari sekjen kepada ketua umum.
“Untuk rekrutmen tersebut itu diusulkan oleh sekretaris jenderal kepada ketua umum sesuai tingkatan organisasi secara profesional dengan memperhatikan kriteria, kebutuhan dan kemampuan perawat yang diperlukan,” Tegasnya
Ketua PPNI Provinsi Bengkulu H. Fauzan Adriansah,SKM.MM, Saat Penyerahan SK
Dalam kesempatan itu, Wagub Rosjonsyah juga mengucapkan selamat kepada Kepengurusan baru yang telah dilantik.
“Dengan harapan Semoga Pengurus yang baru ini dapat menjadi ajang konsolidasi organisasi saat bertugas mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap kecepatan layanan kesehatan dan peningkatan kompetensi,” Tandas Rosjonsyah.
Suasana Dalam Ruangan Saat Acara Pelantikan DPW PPNI Provinsi Bengkulu
Iapun berharap agar para pengurus yang telah dilantik dapat menjalin sinergi yang lebih baik bersama pemerintah daerah.
“Perlunya sinergi, kerjasama antar pemerintah provinsi dan para perawat untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi kita dalam melayani masyarakat, yang hal ini berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat di Provinsi Bengkulu,” tambah Rosjonsyah.

Rosjonsyah mengungkapkan bahwa pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendirian dalam mewujudkan masyarakat sehat. Untuk itu, perawat melalui pendekatan keluarga diharapkan aktif mendatangi masyarakat guna melakukan upaya pencegahan munculnya berbagai penyakit.
“Keberadaan yang lebih dekat dengan masyarakat merupakan upaya promotif-preventif untuk pencegahan dan penanggulangan penyakit pada masyarakat,” demikian Rosjonsyah.(BR1)














