Walikota Ajak Masyarakat Agar Vaksin, Mumpung Dibayari Pemerintah Kota

- Penulis

Selasa, 9 November 2021 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Ajak Masyarakat Agar Vaksin, Mumpung Dibayari Pemerintah Kota

Kota Bengkulu,Beritarafflesia.com- Walikota Bengkulu Helmi Hasan menghimbau masyarakat Kota Bengkulu untuk vaksin Covid-19. Vaksin ini, kata Helmi sejatinya beli (tidak gratis), tapi pemerintah yang membelinya untuk masyarakat sehingga masyarakat tidak perlu membeli sendiri.

Oleh karena itu, mumpung masih gratis Helmi menghimbau masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin. Ini disampaikan Helmi saat menghadiri acara pembagian Bantuan Operasional (BOp) ketua RT dan linmas di kantor lurah Jembatan Kecil, Selasa (9/11/2021).

Walikota Ajak Masyarakat Agar Vaksin, Mumpung Dibayari Pemerintah Kota

“Vaksin ini negara yang membelinya dari APBN. Maka masyarakat tidak perlu lagi membeli. Bahkan dari APBD kita pun dipangkas untuk membeli vaksin sehingga vaksin ini gratis untuk masyarakat. Sejatinya vaksin ini beli, tapi yang membelinya pemerintah,” jelas Helmi.

Maka, bagi masyarakat yang belum sama sekali divaksin agar mendatangi puskesmas terdekat untuk mendapatkan vaksin, atau bisa juga mendapatkannya di rumah sakit.

Walikota Ajak Masyarakat Agar Vaksin, Mumpung Dibayari Pemerintah Kota

“Vaksin ini target kita 70 persen ke atas. Saat ini baru 65 persen, sedikit lagi. Kalau sudah tercapai target Insya Allah kita kembali menjadi zona hijau. Kita termasuk kota tercepat dalam menurunkan level PPKM dari level 4, ke 3 dan sekarang turun lagi ke level 2,” sampai Helmi.

Baca Juga  Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024

Jangan sampai, lanjut Helmi manti pada waktunya masyarakat yang ingin vaksin harus beli karena kuota gratis habis.

“Waktu gratis ini maka segeralah vaksin. Vaksin ini penting untuk menjaga kita dari Covid-19. Jangan terpengaruh informasi arau berita yang mengatakan ada orang mati karena vaksin. Kalau kita orang beriman, kita yakin siapa pun dan dimanapun kalau sudha waktunya pasti mati. Ada orang mati saat sedang khutbah Jum,at. Bukan karena khutbah dia meninggal. Ada yang mati karena kecelakaan mobil, bukan karena mengendari mobil itu dia mati.” Ujarnya

Lanjut Helmi” Kematian itu memang sudah waktunya karena rezekinya habis. Vaksin ini sangat baik programnya. Saya Alhamdulillah sudah 2 kali vaksin dan sekarang badan saya sehat. Nafsu makan bertambah sehingga berat badan saya kini bertambah. Maka kami berharap betul tolong kita sama-sama sukseskan vaksin ini agar kita bisa turun ke level 1. Tidak mungkin pemerintah membeli vaksin untuk membunuh masyarakat, tidak mungkin,” demikian Pungkas Helmi” (Phr)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru