Walikota Bengkulu Berhasil Lakukan Mediasi Kepala Sekolah SMKN 3 Terkait Penahanan Ijazah

- Penulis

Kamis, 26 Agustus 2021 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket.Poto : Walikota Bengkulu Helmi Hasan Dan Sekda Arif Gunadi Saat Mediasi Dengan Kepala SMKN 3 

Kota Bengkulu,Beritarafflesia.com– Karena dinilai bertele-tele dan berbelit-belit terkait proses pengambilan ijazah siswa tidak mampu yang menunggak SPP di SMKN 3, akhirnya Walikota Bengkulu Helmi Hasan didampingi Sekda Arif Gunadi datang langsung menemui Kepala SMKN 3 Ahmad Basori.Kamis (26/8/2021)

Dalam pertemuan itu Helmi menggunakan bahasa ‘minta tolong’ kepada pihak sekolah untuk menyerahkan seluruh ijazah siswa yang sudah bertahun-tahun ditahan karena ada tunggakan SPP. Jika siswa sudah membawa surat keterangan tidak mampu, maka tidak ada alasan bagi sekolah untuk tidak memberikan ijazah.

“Ketika ada yang datang membawa surat keterangan tidak mampu, tidak ada alasan lagi bagi pihak sekolah, jangan dipersulit lagi dan dibuat berbelit-belit. Tolong dikeluarkan ijazah mereka. Saya minta tolong,” ujar Helmi.

Dikatakan Helmi, kalau pihak sekolah tidak percaya dengan surat keterangan tidak mampu dan sampai mau survey dulu ke rumah siswa artinya sekolah tidak percaya dengan pemerintah kota. Karena surat itu dikeluarkan pihak kelurahan.

Kepala SMKN 3 Ahmad Basori yang pada saat itu didampingi pengawas dari Diknas Provinsi kemudian menyampaikan kebersediaannya untuk menyerahkan ijazah siswa dengan catatan siswa yang bersangkutan benar-benar tidak mampu dan sudah melakukan cap tiga jari pada ijazah.

Namun, kata Ahmad Basori bila seluruh siswa yang menunggak SPP itu menggunakan alasan tidak mampu untuk mendapatkan ijazah maka dampaknya sekolah kekurangan biaya untuk membayar gaji guru honor atau tenaga kontrak.

Baca Juga  Pemkot Bengkulu Bergerak Cepat Mendata Ijazah Para Siswa-siswi SD, SMP, SMA Yang Belum Bisa Mengambil Ijazahnya

Mengenai hal itu, menurut Helmi sekolah tidak bisa menjadikan alasan karena sudah ada dana Bantuan Operasionak Sekolah (BOS) dan anggaran dari provinsi.

“Kita kan punya dana BOS untuk membayar tenaga kontrak atau guru, honor. Berbeda dengan sekolah swasta. Kalau ada guru honor tidak dibayar gajinya karena hal ini, saya yang tanggung jawab. Tapi usulkan dulu ke APBD Provinsi. Kalau provinsi tidak bisa bantu, silahkan usulkan ke kota. Saya jamin akan dibantu,” tegas Helmi.

Helmi melanjutkan, kalau pihak sekolah butuh bantuan apa-apa boleh usulkan ke pemerintah kota. “Misalnya provinsi tidak bisa membantu kita siap membantu karena SMKN 3 ini juga berada di Kota Bengkulu. Tapi sekarang tolong berikan ijazah 5 orang siswa yang orangtuanya sudah datang hari ini. Jangan sampai SMKN 3 ini sama dengan SMKN 6 harus saya beri tebusan 5 juta dulu baru ijazah keluar,” ujar Helmi.

Kejadian penahanan ijazah karena tunggakan SPP di Bengkulu ini, sambung Helmi akan ia bawa ke Kementerian Pendidikan dan Presiden RI.

Akhirnya, setelah termenung cukup lama mendengar penjelasan dari walikota Kepala SMKN 3 bersedia menyerahkan ijazah kepada siswa yang sudah datang ke sekolah bersama orangtuanya sekaligus cap tiga jari.

Sebenarnya ada puluhan ijazah yang belum diambil oleh siswa karena menunggak SPP dan rata-rata ijazah tersebut belum dicap tiga jari. Pihak sekolah baru menyerahkan 5 ijazah kapada siswa yang sudah datang ke sekolah bersama orangtuanya dengan membawa surat keterangan tidak mampu.(rn).

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenag Kota Bengkulu Berkomitmen Mendorong Kemandirian Ekonomi Pesantren
Pemerintah Kota Bengkulu Perbaiki Jalan Rusak di Pasar Panorama
MTQ ke-35 Kaur, Pemkot Bengkulu Optimis Targetkan Raih  Juara 
Pemkot Bengkulu Tegaskan Masyarakat Tidak Buang Sampah Sembarangan
Pemkot Bengkulu Untuk Bahagiakan Masyarakat Launching UHC dan MoU BPJS
Pengajuan Cerai ASN Di Pemkot Bengkulu Meningkat
Pemkot Bengkulu Imbau Pihak Sekolah Tak Pungut Biaya Perpisahan
Hindari Kegaduhan, Pemkot Bengkulu Akan Bongkar Lapak Pedagang Secara Persuasif
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 12:08 WIB

Kemenag Kota Bengkulu Berkomitmen Mendorong Kemandirian Ekonomi Pesantren

Rabu, 25 Mei 2022 - 16:15 WIB

Pemerintah Kota Bengkulu Perbaiki Jalan Rusak di Pasar Panorama

Sabtu, 21 Mei 2022 - 10:51 WIB

MTQ ke-35 Kaur, Pemkot Bengkulu Optimis Targetkan Raih  Juara 

Jumat, 20 Mei 2022 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tegaskan Masyarakat Tidak Buang Sampah Sembarangan

Jumat, 20 Mei 2022 - 11:26 WIB

Pemkot Bengkulu Untuk Bahagiakan Masyarakat Launching UHC dan MoU BPJS

Berita Terbaru