Walikota Helmi Tegaskan Data Kependudukan Memiliki Peran Vital

- Penulis

Selasa, 28 September 2021 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Bengkulu Helmi Hasan

Kota Bengkulu, Beritarafflesiaa.com– Walikota Bengkulu Helmi Hasan paham betul akan pentingnya sebuah data kependudukan yang terverifikasi di Dinas Dukcapil. Ia pun mengatakan data kependudukan menjadi sesuatu yang sangat penting dalam efektifitas program-program pemerintah, seperti bantuan sosial.

Peran data kependudukan disini sebagai basis data rujukan untuk meminimalisir bantuan yang tidak tepat sasaran.

Walikota Bengkulu Helmi Hasan

“Kita mau masalah data kependudukan ini selesai, alhamdulillah setelah kita dengan penjelasan Kadis Dukcapil tadi, ternyata sudah banyak terobosannya dalam mensiasati masalah ini. Karena data ini sangat penting dalam menyusun program pemerintah dalam melayani masyarakat,” jelas Helmi didampingi Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Syafriandi dan Plt Kadis Dukcapil Widodo, pada Selasa.( 28/9/2021)

Helmi juga mengatakan bahwa data kependudukan ini bisa saja pihak di luar pemerintah yang membutuhkannya.

Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Pendidikan (Disdik) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)

“Bisa jadi di luar pemerintah juga memerlukan data itu, seperti misalkan hendak membagi gas isi ulang secara gratis mereka ingin tahu berapa kartu keluarga (KK) yang perlu di intervensi dan berapa yang tidak. Intinya ada rapat koordinasi ini sangat baik dan mendapat capaian yang maksimal,” tambahnya

Ia pun mencontohkan canggihnya teknologi pendataan data kependudukan di Pemerintah Cina.

“Itu di Cina ketika baru masuk bandara wajah kita sudah tersensor dan semua terakses. Apabila ia melakukan kesalahan atau suatu hal fatal, tak sampai 10 menit aparat pemerintah datang. Jadi luar biasa sekali emang manfaat dari data kependudukan ini,” tuturnya dihadapan perwakilan para OPD terkait.

Baca Juga  Jelang Ramadhan, PJ Walikota Bengkulu Pantau Harga Sembako 

Di Cina, Helmi juga menuturkan bank data disana benar-benar bermanfaat.

Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Pendidikan (Disdik) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)

“Bank data mereka sangat luar biasa, disana mulai dari kapan lahir dan sebagainya ini bisa diakses, bukan main canggihnya dan juga ini memang sangat penting,” tuturnya.

Setelah itu, Plt Kadis Dukcapil Widodo membeberkan ada beberapa terobosan yang dilakukan pihaknya dalam masalah data kependudukan.

“Ada banyak terobosan yang kita lakukan, data pun selalu diupdate per-semesternya yakni pada bulan Juli dan Desember. Inilah yang dijadikan kerangka untuk kebijakan pembangunan baik itu persoalan dana DAK, DAU maupun persoalan lainnya,” ucap Widodo.

Ia juga mengungkapkan ada beberapa OPD yang menjadi rekomendasi dalam masalah data kependudukan.

“Terkait dengan pemanfaatan data dari OPD sudah ada yang mendapat rekomendasi, tapi prosesnya cukup panjang dan harus mendapatkan persetujuan dari kita (Disdukcapil) dalam hal pemanfaat data. Data ini nanti masing-masing OPD akan menyesuaikan apa yang menjadi kebutuhan mereka akan dituangkan dalam perjanjian kerjasama (PKS),” ungkapnya.

Untuk diketahui, ada 10 OPD yang direkomndasi Dirjen Dukcapil dalam perjanjian kerjasama pemanfaatan data kependudukan, diantaranya Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Pendidikan (Disdik) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Demikian.” (Rn)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru