Walikota Bengkulu, Ingin Semua OPD Proaktif dan Bersinergi Memperhatikan Anak Yatim

- Penulis

Rabu, 28 April 2021 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Kominfosan Kota Bengkulu, Eko Agusrianto Pada Saat Memberikan Santunan Kepada Anak Asuhnya, Selasa (27/4/2021) Kemarin.

 

 

Kota Bengkulu.Beritarafflesia.com – Melalui program Gerakan Peduli Yatim (GPY) gagasan Walikota Bengkulu Helmi Hasan, saat ini seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Bengkulu sudah menjalankan tugas dan kewajibannya yakni mengangkat anak yatim menjadi anak asuh dan memberikan santunan setiap bulan.

Setiap pejabat punya batas minimal jumlah yatim yang harus diangkat sebagai anak dan batas nominal memberikan santunan. Namun lebih dari itu sebenarnya Walikota Bengkulu Helmi Hasan berharap setiap pejabat baik di OPD, Sekretariat,Camat, Lurah lebih proaktif lagi dalam memperhatikan Anak Yatim. Harapan Walikota ini diterjemahkan dan disampaikan kembali oleh Kadis Kominfosan Eko Agusrianto usai menemui 4 orang anak asuhnya dan memberikan santunan kepada mereka, Selasa (27/4/2021) Kemrin.

Terlebih di moment bulan suci Ramadhan ini, pejabat terutama di OPD diharapkan bersinergi dan proaktif memperhatikan anak-anak yatim. Bukan hanya anak yatim yang sudah menjadi anak asuhnya namun termasuk juga anak-anak yatim yang lain yang mungkin selama ini masih kurang mendapat perhatian.

 “Memang harapan dari walikota, anak yatim itu harus betul-betul merasa terlindungi. Memang ada batas minimal memberikan santunan, tapi ketika anak yatim itu diberi lebih itu lebih bagus. Apalagi di moment Ramadhan ini. Kemudian harapan walikota, seluruh OPD lebih proaktif,” sampai Eko.

Baca Juga  Kendali Inflasi, Pemkot Bengkulu Gelar GPM Mandiri, Berikut Jadwalnya!!

Sebagai contoh, kata Eko seperti dinas kominfo yang harus proaktif untuk penyebar luasakan program GPY ini supaya menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk berbuat hal yang sama terhadap anak yatim.

“Kemudian dinas pendidikan juga bisa proaktif membuat pendataan. Misalnya ternyata dari hasil pendataan itu nanti memang tidak ada anak yatim yang sekolahnya terbebani dengan komite karena digratiskan,” kata Eko.

Atau contoh lain, sambung Eko misalnya dinas kesehatan proaktif masalah BPJS anak yatim. Dineks bisa koordinasi dengan pihak-pihak lembaga misalnya melalui dana CSR dan lain-lain sehingga anak yatim betul-betul merasa terlindungi seperti harapan walikota dan wawali bahwa mereka tidak sendirian.

“Jadi intinya walikota ingin bagaimana ada kolaborasi dan sinergi dalam program program pemkot. OPD lah yang harus menterjemahkan. Selain OPD, ketua RT juga punya kewajiban untuk mendukung. RT harus mengupdate terkait perkembangan warga di desanya. Mungkin ada warga yang meninggal sehingga anaknya jadi yatim, atau mungkin jumlah anak yatim bertambah. Jangan sampai ada anak yatim yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah. Itu tidak akan terjadi ketika semuanya bersinergi dan proaktif,” Jelas Eko. (Joe)

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru