Bengkulu,Beritarafflesia.com – Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi memperkenalkan budaya baru yang menjadi ciri khas Kota Bengkulu yaitu “Kbek Palak”. Pada malam Festival Muharram 1444 H tahun 2022 M Kota Bengkulu, Minggu (07/08/22).
Wawali Dedy kembali mengangkat budaya khas Bengkulu yang telah lama mati, yaitu kbek palak yang merupakan hasil pemikiran Wakil Walikota Bengkulu tersebut. Ikat kepala banyak digunakan oleh bangsawan dan tokoh masyarakat pada zaman dahulu dan sekarang mulai menghilang.
Wawali Dedy dengan kepeduliannya terhadap budaya dan ingin kembali mengangkat ‘kbek palak’ sebagai salah satu ciri khas Kota Bengkulu.
Karena hal itu, masyarakat begitu antusias dan mendukung Wawali Dedy untuk melambungkan budaya kbek palak di tengah masyarakat dan bersedia apabila kbek palak menjadi budaya khas Kota Bengkulu di era modern ini.

“Kepada sanak saudara, ini budaya baru kita. Kalau di Bali kan ada udeng, kalau Jawa ada blangkon. Nah kita ada detar kepa (detar kbek palak),” ucap Wawali Dedy,
Kbek palak saat ini juga mendapat dukungan penuh dari Badan Musyawarah Adat (BMA) Kota Bengkulu, terbukti dengan pemberian plakat penghargaan pengagas kbek palak dari BMA untuk Wawali Dedy pada malam penutupan festival muharram.
Kemudian, dalam waktu dekat ini kbek palak akan dikenalkan di dunia kampus, rencananya Universitas Bengkulu (UNIB) akan memecahkan rekor pemakaian kbek palak terbanyak pada ospek mahasiswa sebanyak 4.500.












