Zainubi Sebut Perusahaan Yang Kantongi PROPER Merah, Jadikan Catatan Penting

- Penulis

Rabu, 5 Januari 2022 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid pengelolaan sampah LB3 dan pengendalian pencemaran DLHK provinsi Bengkulu, Zainubi

Kabid pengelolaan sampah LB3 dan pengendalian pencemaran DLHK provinsi Bengkulu, Zainubi

Beritarafflesia.com – Selama 3 tahun berturut-turut lebih dari 8 Perusahaan mendapatkan program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan (PROPER) merah tahun 2020-2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. 

Hal ini disampaikan oleh kabid pengelolaan sampah LB3 dan pengendalian pencemaran DLHK provinsi Bengkulu, Zainubi, Rabu (05/01/22).

“Pelanggaran yang dilakukan 10 perusahaan itu hingga kembali mengantongi proper merah berbeda-beda, selanjutnya berdasarkan properti itu kita selaku Pemda melayangkan surat teguran tertulis disertai dengan pembinaan nantinya. Sehingga nantinya masing-masing perusahaan dapat memperbaiki pelanggaran yang telah dilakukan,” jelas Zainubi.

Berikut perusahaan yang dimaksud diantaranya :

  1. PT. Sinar Bengkulu Selatan 
  2. PT. Bara Mega Quantum 
  3. PT. Injatama 
  4. PT. Ciptamas Bumi Selaras
  5. PT. Jambi Resource
  6. PT. Tansri Madjid Energi
  7. PT. Agri Mitra Karya 
  8. PT. Sapta Sentosa Jaya Abadi
  9. PT. Pelindo II (Cabang Bengkulu)

“Dengan proper tersebut kita minta dijadikan catatan penting bagi perusahaan,” tegas Zainubi

Baca Juga  Komitmen Pemprov Dorong Kabupaten/Kota Naik Kelas Menerima Predikat KLA

Menurutnya sesuai dengan surat keputusan menteri LHK RI nomor SK.13 07/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2021 terkait PROPER tahun 2020-2021, terdapat 56 perusahaan yang dinilai.

“Di mana keseluruhan perusahaan baik yang bergerak di sektor perkebunan, pertambangan energi, dan lainnya masih beroperasi,” kata Zainubi.

Dari total tersebut, 20 perusahaan mengantongi PROPER merah, sedangkan 36 perusahaan lagi berada di PROPER biru.

“Mengacu proper tahun sebelumnya terjadi peningkatan jumlah perusahaan yang mengantongi PROPER merah ini karena tahun sebelumnya hanya 11 perusahaan saja,” jelas Zainubi.

Terakhir, Zainubi menyebut bahwa seiring dengan peningkatan jumlah PROPER merah, perusahaan yang meraih PROPER biru juga menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

“Yang jelas secara teknis mayoritas ditemukan persoalan pada instalasi pengelolaan air limbah yang tidak melakukan pemeliharaan sehingga mengalami sedimentasi atau pendangkalan akhirnya perusahaan diberi proper merah,” tutup Zainubi. (Adv)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust
Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen
Gubernur Helmi Hasan Lantik Andaru Pranata sebagai Komisaris Nonindependen Bank Bengkulu
Gubernur Helmi Pastikan Kuota BBM Subsidi Bengkulu Aman, Soroti Kekurangan SPBU
Empat Warga Bengkulu Korban TPPO di Kamboja Akhirnya Pulang, Sujud Syukur di Bandara Fatmawati
Pemprov Bengkulu Dorong Semangat Nasionalisme Lewat Seminar dan Peluncuran Buku Karya Helmi Hasan
Sekda Provinsi Bengkulu Terima Audiensi PTA Bengkulu, Bahas Persiapan HUT ke-30
Wagub Bengkulu Tinjau Progres Perbaikan Tiga Ruangan RSUD M. Yunus untuk Optimalkan Pelayanan Kesehatan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIB

Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust

Senin, 30 Maret 2026 - 14:58 WIB

Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen

Senin, 9 Maret 2026 - 16:15 WIB

Gubernur Helmi Hasan Lantik Andaru Pranata sebagai Komisaris Nonindependen Bank Bengkulu

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:40 WIB

Gubernur Helmi Pastikan Kuota BBM Subsidi Bengkulu Aman, Soroti Kekurangan SPBU

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:22 WIB

Empat Warga Bengkulu Korban TPPO di Kamboja Akhirnya Pulang, Sujud Syukur di Bandara Fatmawati

Berita Terbaru