Pemprov Bersama BKKBN, Bergerak Bersama Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Bengkulu

- Penulis

Selasa, 4 Juni 2024 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Bersama BKKBN, Bergerak Bersama Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Bengkulu

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama BKKBN serius melakukan upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Provinsi Bengkulu.

Salah satunya dengan menggencarkan kinerja Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam mendampingi dan memberikan penyuluhan terhadap calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca bersalin (melahirkan) dan ibu dengan anak di bawah 5 tahun (balita). Serta mengoptimalkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) secara berjenjang. 

Hal ini disampaikan Asisten II Setda Provinsi Bengkulu R. A Denny saat menjadi narasumber pada Talkshow Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu yang bertajuk “Bergerak Bersama Melalui Intervensi Pencegahan Stunting di Daerah”, bertempat di Studio Production Center BKKBN Perwakilan Bengkulu, Senin (03/06/2024).

Pemprov Bersama BKKBN, Bergerak Bersama Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Bengkulu

“Jadi rencana strategis ini kita lakukan dengan mengoptimalkan wadah yang ada seperti TPPS mulai dari tingkat provinsi hingga level desa/kelurahan dan tentunya yang menjadi ujung tombak yaitu TPK serta peran aktif Satgas Stunting,” jelas R. A Denny usai talkshow. 

Baca Juga  Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Pengajian Merah Putih di Bengkulu

Sementara itu dijelaskan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Zamhari bahwa percepatan penurunan stunting merupakan salah satu agenda prioritas nasional untuk mewujudkan SDM yang sehat, cerdas dan produktif dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. 

Pemprov Bersama BKKBN, Bergerak Bersama Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Bengkulu

Di lain sisi, beberapa kendala masih ditemukan beberapa kendala dalam menekan angka stunting di Provinsi Bengkulu. Seperti masih adanya ego sektoral dari masing-masing instansi dan tidak optimalnya penggunaan dana penunjang kegiatan stunting seperti mini lokakarya dan rembuk stunting. 

“Ke depan terkait dengan intervensi serentak, diharapkan cakupan kunjungan balita ke Posyandu dapat mencapai target minimal 95 persen. Sehingga dapat kondisi riil angka stunting di masing-masing kabupaten/kota,” ungkapnya. (BR1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ
Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu
Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik
Gubernur Bengkulu Tekankan Transparansi SPMB 2026, Skor Seleksi Diminta Dibuka Secara Terbuka
Pemprov Bengkulu Bentuk Sentra Komando, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Wagub Bengkulu Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Pemprov Bengkulu Gelar Exit Meeting ITJEN, Fokus Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan
Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:12 WIB

Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:21 WIB

Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:00 WIB

Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:40 WIB

Gubernur Bengkulu Tekankan Transparansi SPMB 2026, Skor Seleksi Diminta Dibuka Secara Terbuka

Senin, 8 Juni 2026 - 16:33 WIB

Pemprov Bengkulu Bentuk Sentra Komando, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan

Berita Terbaru