Helmi-Mian di Serang Isu Black Campaign Akan Hilangkan Event Tabot Tengku: Itu Berita Hoak

- Penulis

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/ Arif: Ketua DPD PAN Kota Bengkulu Tengku Zulkarmain.

Bengkulu, – Beritarafflesia.com- Ketua DPD Partai Amanat Nasional ( PAN) Kota Bengkulu Tengku Zulkarnain menanggapi isu hoax yang disebarkan melalui Berita di salah satu media online di kota Bengkulu yang menyebut” Jika Helmi- Mian Jadi Gubernur Budaya tahunan yakni, Event Tabot akan Dihilangkan” itu Black campaign pesanan  dari pihak lawan yang sengaja ingin menjatuhkan kandidat Paslon Gubernur Terkuat Helmi- Mian.

“ 2024 ini tahun politik, yang sebentar lagi akan di gelar 27 November 2024 mendatang. Jadi kita tidak kaget jika ada isu yang di sebar melalui berita di media, maupun di medsos. Karena Salah satu masalah yang kerap menjelang pilkada  mencuat adalah kampanye hitam (black campaign) yang sering dilakukan oleh salah satu kandidat atau tim kampanye kandidat tersebut untuk menjatuhkan kandidat lawan. Padahal Black campaign, seharusnya dilarang karena cenderung ke arah fitnah dan menyebarkan berita bohong tanpa konfirmasi dan data yang jelas,” Kata Tengku kepada media ini,sabtu ( 5/10/2024)

Tak hanya itu, menurutnya sekarang ini banyak kegiatan kampanye yang dilakukan untuk menyerang lawan politiknya dengan melakukan kampanye gelap atau black campaign. Karena menyebar berita bohong merupakan model terakhir sebagai jurus kandidat dan Tim membuat suatu isu atau gosip yang ditujukan kepada pihak lawan, tanpa didukung fakta atau bukti yang jelas dan menyebar Berita fitnah.

“ Pernyataan Narasumber seperti ketua KKT yang mengatakan,kalau Helmi Hasan saat menjabat Walikota tidak perna ikut serta saat Event Tabot digelar. Justru yang jadi narasumber berita pesanan ini tidak paham aturan atau mekanisme dalam sistem pemerintahan. Karena budaya tahunan Event Tabot ini penyelenggaranya pemerintah provinsi, pemkot hanya bersifat membantu agar acara tabot berjalan lancar dan sukses. Bahkan Helmi setiap Event Tabot semua OPD Pemkot dikerahkan agar membantu pemprov.” kata dia

Lanjutnya” Jadi kalau di berita itu menyebut Helmi – Mian jadi Gubernur Perayaan Tabot dihilangkan, itu tidak benar. Sekali lagi saya sampaikan Jangan menyebar berita hoax,karena fitna itu tidak baik. Jika media ikut kempanye hitam, dan ikut berpolitik, artinya media itu dinilai tidak santun dan tidak terdidik dalam menjalan profesi seperti yang tercantum dalam UU Pers” Tegas Tengku 

Baca Juga  Pastikan Tepat Sasaran, Pemkot dan PT Pertamina Launching Kartu Pelanggan Gas Elpiji 3 Kg

Terpisah, Menanggapi serangan tersebut, pasangan Helmi-Mian, memilih untuk tetap fokus pada kampanye positif dan tidak terjebak dalam polemik negatif. Tim hukum Helmi-Mian, yang dipimpin Agustam Rahman, mengeluarkan pernyataan tegas, ia menyebut bahwa tidak ada niat dari pasangan Helmi – Mian untuk menghilangkan tradisi Tabot yang merupakan salah satu kekayaan budaya khas Bengkulu.

“Malah, semangat Helmi-Mian adalah bagaimana supaya Tabot mendunia alias go international. Kami ingin memperkenalkan perayaan ini tidak hanya di Bengkulu, tetapi juga ke negara-negara lain sebagai kebanggaan kita,” ungkap Agustam Rahman dengan penuh semangat.

Saat ditanya tentang kemungkinan langkah hukum terhadap media yang dianggap tidak berimbang dalam pemberitaan isu ini, Agustam menekankan pentingnya masyarakat dalam menilai informasi yang beredar. 

“Kami serahkan sepenuhnya pada masyarakat. Masyarakat sudah dewasa dan cerdas, mereka bisa menilai mana pemimpin yang betul-betul ikhlas bekerja untuk membantu rakyat dan mana yang sekadar omong – omong, masyarakat sekarang sudah pintar, dan sangat ngerti mana pemimpin yang kerjanya hanya pintar bicara, dan peminpin yang bekerja secara nyata demi rakyatnya” terangnya

Kendati demikian, pernyataan dari tim hukum Helmi- Mian ini untuk memberikan klarifikasi kepada masyarakat mengenai komitmen pasangan Helmi-Mian terhadap pelestarian budaya Tabot. Selain itu, pernyataan ini juga bertujuan untuk mengedukasi publik tentang pentingnya pemberitaan yang berimbang, berdasarkan fakta dan data yang valid sesuai dengan kode etik jurnalistik.

“ Kita berharap agar masyarakat Bengkulu dapat bersikap bijak dalam menyikapi isu-isu yang beredar, pilih lah pemimpin yang benar-benar berkomitmen untuk membangun secara nyata,demi kemajuan Bengkulu 5 tahun kedepan. Bukan hanya pemimpin pintar bicara saat pidato namun tanpa bukti” Demikian” ( Arif)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ormas Pijar Soroti PT Alfamart: Usaha Industri Dinilai Tidak Berdampak Pemulihan Ekonomi dan Diduga Gunakan BBM Subsidi
FPR Bengkulu Desak Pemerintah Pusat dan Pemprov Keluarkan Izin Tambang Rakyat Lokal
Aktivitas Transhipment Batubara di Pulau Tikus Berlanjut, Diduga Oknum Dewan dan OPD Pemprov Bermain
 DP3APPKB Provinsi Bersama DPPPA BU, Beri Pendampingan dan Bawak Korban Pencabulan Visum ke RSUD BU
Mantan Ketua SMSI Bengkulu Ditembak OTK,  Wibowo Dukung Polisi Usut Tuntas
Pasca Pelantikan Oknum Ketua DPD KNPI Bengkulu Tak Bayar Sewa Papan Bunga,  Pemilik Usaha  Merasa Dirugikan
Partai Hanura Dapat No Urut 10,  Usin Apresiasi ke Para Kader dan Siap Tempur Pemilu 2024
Terkesan Lamban, APSB Demo Kejati
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 November 2025 - 01:21 WIB

Ormas Pijar Soroti PT Alfamart: Usaha Industri Dinilai Tidak Berdampak Pemulihan Ekonomi dan Diduga Gunakan BBM Subsidi

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 22:00 WIB

Helmi-Mian di Serang Isu Black Campaign Akan Hilangkan Event Tabot Tengku: Itu Berita Hoak

Sabtu, 4 Mei 2024 - 00:33 WIB

FPR Bengkulu Desak Pemerintah Pusat dan Pemprov Keluarkan Izin Tambang Rakyat Lokal

Selasa, 26 Maret 2024 - 20:43 WIB

Aktivitas Transhipment Batubara di Pulau Tikus Berlanjut, Diduga Oknum Dewan dan OPD Pemprov Bermain

Senin, 17 April 2023 - 23:23 WIB

 DP3APPKB Provinsi Bersama DPPPA BU, Beri Pendampingan dan Bawak Korban Pencabulan Visum ke RSUD BU

Berita Terbaru