Di Hadapan Presiden Prabowo, Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri Kuartal I dan II

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Beritaraffesia.com. – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memaparkan capaian panen raya jagung Polri pada Kuartal I dan II tahun 2026 di hadapan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Pemaparan tersebut disampaikan dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta Launching Operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Dalam laporannya, Kapolri menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.

“Pada tahun 2025, Polri berhasil merealisasikan penanaman jagung pada lahan seluas 661.112 hektar dengan hasil panen sebanyak 3,9 juta ton,” kata Sigit.

Menurutnya, hasil tersebut turut mendukung peningkatan produksi jagung nasional tahun 2025 sebesar 6,74 persen atau sekitar 1,8 juta ton.

Kapolri menjelaskan, untuk mendukung target berikutnya, tersedia potensi lahan tahun 2026 seluas 1,37 juta hektar yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Pada tanggal 8 Januari 2026, kami telah melakukan Panen Raya Kuartal I pada lahan seluas 91 ribu hektar dengan hasil panen mencapai 884.129 ton,” ujarnya.

Baca Juga  Sebanyak 1.237 Personel Polisi Diturunkan Amankan Demo di MK dan Istana Hari Ini

Sementara pada Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang dipimpin langsung Presiden Prabowo, Polri melaksanakan panen di lahan seluas 189.760 hektar dengan potensi hasil panen mencapai 1,23 juta ton.

“Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,” papar Sigit.

Ia menjelaskan, koperasi membeli jagung dari petani dengan harga Rp6.500 per kilogram dan dijual ke Malaysia seharga Rp7.000 per kilogram sehingga diperoleh margin keuntungan Rp500 per kilogram.

Secara khusus di Kabupaten Tuban, Kapolri menyebut panen raya dilakukan di lahan seluas 101,5 hektar yang merupakan kawasan perhutanan sosial.

Lahan tersebut berasal dari empat gabungan kelompok tani (Gapoktan), yakni KTH Wono Lestari, LMDH Jenggolo Manik, LMDH Wono Mulyo, serta lahan PT Semen Indonesia.

“Dari luas lahan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 609 ton dan seluruh hasil panen akan dikirimkan ke Bulog guna mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah serta menjaga stabilitas pasokan,” tutup Sigit.

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Makan Bergizi Gratis, Ratusan SPPG Polri Sudah Beroperasi
Presiden Prabowo Akan Resmikan Museum Ibu Marsinah serta Panen Raya Jagung Nasional
Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Penegakan Hukum Polri Capai 75,1 Persen
Pemdes Pelangkian Gelar Musyawarah Pra-Pelaksanaan Kegiatan Desa TA 2026
Buronan Interpol Red Notice Kasus Penipuan Online Internasional Berhasil Ditangkap
Polri Beri Penghargaan IKPA Terbaik Pada RAKERNIS Empat Fungsi Pusat Polri 2026
Wakapolri Buka Rakernis Empat Fungsi Pusat Polri 2026, Tegaskan Penguatan Organisasi dan Beri Penghargaan IKPA Terbaik
10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Dibawa ke RS Bhayangkara, Proses Identifikasi Berjalan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:26 WIB

Di Hadapan Presiden Prabowo, Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri Kuartal I dan II

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:22 WIB

Dukung Makan Bergizi Gratis, Ratusan SPPG Polri Sudah Beroperasi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:53 WIB

Presiden Prabowo Akan Resmikan Museum Ibu Marsinah serta Panen Raya Jagung Nasional

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:34 WIB

Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Penegakan Hukum Polri Capai 75,1 Persen

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:59 WIB

Pemdes Pelangkian Gelar Musyawarah Pra-Pelaksanaan Kegiatan Desa TA 2026

Berita Terbaru