Presiden Prabowo: Indonesia Tetap Demokratis, Kritik Akan Dijawab dengan Kinerja

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Narasiberita.co.id. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya terhadap demokrasi dan keterbukaan dalam menanggapi ulasan mengenai Indonesia berjudul “Archipelagoing Fast” yang diterbitkan pada 16 Mei 2026.

Dalam tulisan yang dipublikasikan pada 10 Juni 2026, Prabowo menyatakan bahwa kritik merupakan bagian penting dalam sistem demokrasi dan selalu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintahannya. (Nb)

“Saya menyambut kritik. Dalam demokrasi, kritik bukan hanya sehat, tetapi juga penting,” tulis Prabowo.

Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk bekerja bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya mereka yang memberikan suara dalam pemilu. Karena itu, berbagai program prioritas yang dijanjikan saat kampanye terus dijalankan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Prabowo menyoroti program Makan Bergizi Gratis yang kerap mendapat kritik. Ia menegaskan program tersebut merupakan langkah strategis untuk mengatasi persoalan stunting dan kekurangan gizi yang masih dialami jutaan anak Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga memperluas layanan kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan gratis tahunan, revitalisasi sekolah, pembangunan Sekolah Rakyat bagi keluarga miskin, hingga pembentukan Danantara untuk memperkuat pengelolaan aset negara.

Di bidang ekonomi, Prabowo menilai kebijakan yang dijalankan pemerintah bertujuan memperkuat posisi petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil. Pemerintah telah memangkas berbagai regulasi yang menghambat distribusi pupuk subsidi, meningkatkan harga pembelian gabah, serta memperluas akses pembiayaan murah bagi masyarakat.

Baca Juga  Dinilai Rugikan Bisnis Media, SMSI Tolak Draft Perpres

Presiden juga menegaskan bahwa Indonesia tetap berada pada jalur ekonomi yang kuat di tengah ketidakpastian global. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2026 menjadi salah satu yang tertinggi di kelompok negara G20, dengan kondisi fiskal yang tetap terjaga.

“Indonesia adalah negara demokrasi dan akan tetap menjadi negara demokrasi,” tegasnya.

Prabowo mengatakan demokrasi Indonesia memilih jalan yang mengedepankan stabilitas, kerja sama, dan kemajuan dibandingkan polarisasi politik yang berkepanjangan.

Ia mengakui masih terdapat berbagai tantangan dan kekurangan dalam pemerintahan. Namun menurutnya, Indonesia harus dinilai berdasarkan kekuatan institusi, keterbukaan masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan rakyat.

Menutup tulisannya, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan menjawab setiap kritik dengan kinerja dan hasil yang dapat diukur oleh masyarakat.

“Sebagai pemerintah, kami akan menjawab kritik bukan dengan retorika, tetapi dengan hasil yang dapat diukur oleh siapa pun, di mana pun,” pungkasnya.

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Guru Besar Prof. Dr Juanda Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum
Aliansi Advokat Yogyakarta Terbitkan Petisi Beri Dukungan Ketua BEM UGM 2025 Tiyo Ardianto
Presiden RI Tegaskan Hukum Tidak Boleh Dijadikan Alat Politik, Rakyat Harus Dapat Perlindungan.
Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Polri Gelar Lomba Polsus Teladan 2026 dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
Wakapolri Ajak Nobar Gratis Piala Dunia 2026 Serentak di Seluruh Indonesia
Desk Ketenagakerjaan Polri Berhasil Mediasi Sengketa PT Kerta Gaya Pusaka, 131 Pekerja Terima Hak Senilai Rp10 Miliar
Kompolnas Resmi Luncurkan Kompolnas Awards 2026, Apresiasi Kinerja Terbaik Satker Polri
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 11:35 WIB

Guru Besar Prof. Dr Juanda Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:50 WIB

Aliansi Advokat Yogyakarta Terbitkan Petisi Beri Dukungan Ketua BEM UGM 2025 Tiyo Ardianto

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:22 WIB

Presiden RI Tegaskan Hukum Tidak Boleh Dijadikan Alat Politik, Rakyat Harus Dapat Perlindungan.

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:27 WIB

Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:17 WIB

Presiden Prabowo: Indonesia Tetap Demokratis, Kritik Akan Dijawab dengan Kinerja

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Pimpin Apel Pagi di ESDM, Sekdaprov Apresiasi Inovasi Kebun Bantu Rakyat 

Selasa, 4 Agu 2026 - 10:41 WIB