Kajati DKI: Mari Kita Perangi Narkoba

- Penulis

Minggu, 26 Juni 2022 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kajati DKI, Reda Manthovani : Mari Kita Perangi Narkoba

JAKARTA,Beritarafflesia.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta, Reda Manthovani mengajak seluruh elemen bangsa memerangi narkoba yang telah merusak bangsa dan negara.

Hal tersebut disampaikan Kajati DKI dalam keterangan resmi kepada wartawan, dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Minggu (26/6/2022).

Reda mengatakan, narkoba merupakan kejahatan yang merusak bangsa dan negara. Maka dari itu, dirinya menyerukan untuk sama-sama bergandengan tangan berperang melawan narkoba.

“Kita harus selalu menyatakan perang terhadap narkoba. Apapun itu, kalau dampaknya merusak bangsa dan negara harus kita jadikan musuh bersama,” ujar mantan Kajati Banten itu.

Disampaikan Reda, untuk mengurangi, bahkan menghilangkan narkoba dari Tanah Air tercinta, maka harus ada tekad kuat bersama antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga  Diduga Bersaksi Palsu Ismail Hakim Kadis PUPR Empat Lawang Terancam 7 Tahun Penjara

Menurutnya, kerja keras pemerintah dalam memerangi narkoba tidak akan sempurna tanpa adanya dukungan dan peran dari elemen masyarakat.

Maka dari itu, Reda mengajak momentum Hari Anti Narkoba Internasional digunakan untuk berperang melawan narkoba.

“Mari kita perangi narkoba,” tegas Reda Manthovani.

Hari Anti Narkotika Internasional yang diperingati setiap 26 Juni, merupakan hari internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam menentang penyalahgunaan obat-obatan dan perdagangan obat-obatan ilegal.

Penetapan dilakukan berdasarkan Resolusi PBB Nomor 42/112 tanggal 7 Desember 1987. Tujuan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional untuk mengingatkan masyarakat dunia agar menyatukan tekad dan memperkuat aksi serta kerja sama mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat dunia yang terbebas dari penyalahgunaan narkotika.(**)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng
FOSS Group Perkenalkan Teknologi Proteksi Kebakaran Berbasis Aerogel
Kisah Hubungan Asmara Berujung Laporan Fitna Dugaan Asusila, Apriansyah Tempuh Praperadilan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Penetapan Tersangka dan DPO Apriansyah, Penyidik PPA Polda Terkesan Tendensius: Praktisi Hukum Minta Prosedur Penyidikan Dibuka
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Proses Penatapan Tersangka dan DPO Terkesan Janggal, Penasehat Hukum Apriansyah Akan Uji Melalui Prapradilan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 09:10 WIB

Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng

Sabtu, 19 September 2026 - 21:39 WIB

FOSS Group Perkenalkan Teknologi Proteksi Kebakaran Berbasis Aerogel

Sabtu, 19 September 2026 - 19:18 WIB

Kisah Hubungan Asmara Berujung Laporan Fitna Dugaan Asusila, Apriansyah Tempuh Praperadilan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru