Seorang Satpam Di Temukan Istrinya Dalam Kondisi Gantung Diri

- Penulis

Jumat, 26 November 2021 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi lakukan otopsi terhadap korban di Rumah Sakit Umum Daerah M. Yunus Bengkulu guna dilakukan Visum Ed Refertum 

Kota Bengkulu, Beritarafflesia.com– Warga di sekitar Perumahan Graha Asri, Kelurahan Pekan Sabtu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, kemarin Kamis (25/11/21) geger, pasalnya seorang laki-laki inisial JG (33) yang berprofesi sebagai satpam ditemukan tidak bernyawa dalam kondisi gantung diri dengan menggunakan Kabel listrik warna merah dikediamannya.

Kapolres Bengkulu Polda Bengkulu AKBP Andy Dady Nurcahyo Widodo, S.IK., melalui Kasi Humas AKP Sugiharto, dalam keterangan tertulis menjelaskan korban ditemukan pertama kali oleh saksi yang merupakan istri korban sekitar pukul 18:00 WIB kemarin.

Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan cara mengantungkan diri dengan menggunakan kabel listrik warna merah, serta kursi plastik sebagai pijakan sehingga dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah M. Yunus Bengkulu guna dilakukan Visum Ed Refertum dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Baca Juga  APBD-P Kota Benglulu Tahun Anggaran 2022 Disahkan

“Setelah menerima laporan tersebut, petugas langsung mendatangi serta mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Untuk motif korban melakukan hal tersebut saat ini masih belum diketahui, petugas juga mengamankan barang bukti berupa kabel listrik warna merah dan sebuah kursi plastik,” jelasnya.

Untuk barang bukti berupa kabel listrik warna merah dan kursi plastik telah diamankan oleh Unit Identifikasi Polres Bengkulu guna penyelidikan lebih lanjut.(Ari)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng
Kisah Hubungan Asmara Berujung Laporan Fitna Dugaan Asusila, Apriansyah Tempuh Praperadilan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Penetapan Tersangka dan DPO Apriansyah, Penyidik PPA Polda Terkesan Tendensius: Praktisi Hukum Minta Prosedur Penyidikan Dibuka
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Kamis, 24 September 2026 - 09:10 WIB

Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng

Sabtu, 19 September 2026 - 19:18 WIB

Kisah Hubungan Asmara Berujung Laporan Fitna Dugaan Asusila, Apriansyah Tempuh Praperadilan

Berita Terbaru