Agenda Pengembangan ASN, Gubernur Rohidin : Modal Dasar Birokrasi Bersih dan Akuntabel

- Penulis

Senin, 21 Juni 2021 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersya saat bersama 120 Peserta Pengembangan ASN di GSG Pemprov

Bengkulu, (Beritarafflesia.com) – Senin (21/6) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan bahwa road map reformasi birokrasi merupakan salah satu program yang mendapat prioritas utama.

Revolusi mental yang dimaksud kata Rohidin, untuk pelayanan publik bagi Apratur Sipil Negara (ASN) dalam konteks birokrasi.

“Revolusi mental dimaknai adanya perubahan cara berpikir, berperilaku utama dalam birokrasi pemerintah,” kata Rohidin pada arahannya di depan 120 orang ASN yang mengikuti acara Pengembangan ASN dalam Perspektif Revolusi Mental bertempat di Gedung Serba Guna Pemprov.

Selanjutnya kata Rohidin, revolusi mental untuk pelayanan publik bagi ASN dinilai sangat penting. Karena pembangunan bangsa tidak akan maju kalau hanya sekedar mengandalkan institusional tanpa melakukan perombakan terhadap manusianya atau sifat mereka yang menjalankan sistem.

“Dimaklumi selama ini banyak permasalahan birokrasi yang dilatarbelakangi oleh perilaku negatif sebagian ASN yang mendorong terciptannya citra negatif terhadap birokrasi, sehingga dengan revolusi mental ini akan tercipta birokrasi yang bersih dan efisien serta mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” jelas wakil Bupati Bengkulu Selatan periode 2010-2015.

Baca Juga  Bupati Lebong Panen Kurma Perdana

Ada tiga nilai dasar yang perlu kita ketahui dan diimplementasikan. Nilai Integritas, dapat diartikan sebagai kesesuaian antara apa yang diperbuat, berkata jujur dapat dipercaya berpegang teguh kebenaran moral dan etika.

“Saya berharap ada perubahan mendasar revolusi mental bagi ASN, Saya tekankan betul muncul semangat kerja untuk beraktifitas. Kita tidak boleh putus asa. Saya yakin betul pelatihan seperti ini sangat bermanfaat,” harapnya.

Kinerja birokrasi masih sangat lemah hampir tidak ada kreaktifitas. Para pegawai cuman menunggu perintah, itupun diperintah belum tentu dijalankan ini jadi persoalan.

“Karena kita sekarang betul-betul menyadari, bahwa kinerja birokrasi sangat lemah ini kita pacukan, tapi kita tidak boleh putus asa. Saya yakin betul pelatihan seperti ini sangat bermanfaat,” tutup Rohidin. (BR)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu dan BI Luncurkan Samsat Keliling Digital Berbasis QRIS
Pengawasan Perizinan Usaha, BPKP Awali Dengan Entri Meeting di Bengkulu
Inspektorat Bengkulu Digenjot, Targetkan Pemerintahan Bebas KKN
Jalan Tambang Sawah Mulus, Warga Lebong Apresiasi Kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan
Simposium Nasional IDAI Bengkulu Bahas Tantangan Kesehatan Anak dan SDGs 2030
Gubernur Helmi Hasan Pastikan Warga Kurang Mampu Bengkulu Nikmati Listrik Mandiri Lewat Program BPBL
Jembatan Air Matan Rampung, Gubernur Bengkulu: Buka Akses dan Dorong Ekonomi Pesisir Seluma
Gubernur Bengkulu Hadiri Rakornas di SICC, Tegaskan Komitmen Jalankan Arahan Presiden
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:24 WIB

Pemprov Bengkulu dan BI Luncurkan Samsat Keliling Digital Berbasis QRIS

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:13 WIB

Pengawasan Perizinan Usaha, BPKP Awali Dengan Entri Meeting di Bengkulu

Senin, 9 Februari 2026 - 16:43 WIB

Inspektorat Bengkulu Digenjot, Targetkan Pemerintahan Bebas KKN

Senin, 9 Februari 2026 - 10:22 WIB

Jalan Tambang Sawah Mulus, Warga Lebong Apresiasi Kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:25 WIB

Simposium Nasional IDAI Bengkulu Bahas Tantangan Kesehatan Anak dan SDGs 2030

Berita Terbaru