Antisipasi Ancaman El Nino, Pemprov Bengkulu Percepat Penyaluran 232 Unit Bantuan Pompanisasi

- Penulis

Jumat, 14 Juni 2024 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antisipasi Ancaman El Nino, Pemprov Bengkulu Percepat Penyaluran 232 Unit Bantuan Pompanisasi

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu sudah menerima 232 unit bantuan pompanisasi dari Pemerintah Pusat. Bantuan 232 unit pompanisasi ini rencananya akan disebar ke kabupaten maupun kota guna menekan krisis air saat El Nino.

Asisten II Pemerintah Provinsi Bengkulu Raden Ahmad Denni mengatakan, bantuan 232 unit pompanisasi dari Pemerintah Pusat harus dipercepat penyaluranya ke kabupaten kota agar para petani tak kesulitan dalam memperoleh air saat musim El Nino tiba.

“Tapi kita khawatirkan ke depan El Nino ini memang terjadi lebih parah lagi (akan terjadi kekeringan), kemudian langkah ini sudah dilakukan pemerintah dengan membagikan Pompanisasi. Tadi dari kita Bengkulu mendapatkan 232 unit bantuan pompa air dari pusat, ini kita minta dipantau oleh dinas terkait agaŕ mesin ini bermanfaat dan penyalurannya dipercepat dan tepat sasaran,” kata Raden Ahmad Denni.

Penyaluran bantuan Pompanisasi dari Pemerintah Pusat ini merupakan bentuk upaya pemerintah mengatasi permasalahan kebutuhan air para petani di Indonesia saat musim kemarau tiba.

Baca Juga  Terkait Video Viral Penangkapan Bandar Narkoba Rohidin Mersyah Cek Fakta Dilapangan

Karenanya, Asisten II Pemprov Bengkulu Raden Ahmad Denni menambahkan, Pemprov juga akan melakukan pendataan kembali terhadap areal persawahan yang ada di Provinsi Bengkulu.

Hal ini dilakukan guna menekan kemungkinan terburuk yang terjadi di Provinsi Bengkulu mengenai suplai beras yang tak disediakan lagi oleh kabupaten maupun Provinsi tetangga dan Bulog kepada Provinsi Bengkulu.

Sehingga, Pemprov bisa mengambil langķah antisipasi dari permasàlahan yang ditimbulkan tersebut sedini mungkin.

“Kita juga akan melakukan pendataan kembali seandainya kabupaten tetangga bulog tidak menyuplai beras ke kita cukup tidak sawah kita di Bengkulu untuk menghidupkan 2 juta penduduk ini yang penting dan ini harus dibuat skema,” tambahnya.

Lebih jauh, Raden Ahmad Denni juga berharap, Pemerintah Pusat juga harus memprioritaskan dan memberikan bantuan pengolahan beras yang standar untuk Provinsi Bengkulu.

“Bengkulu ini kan belum ada pengolahan beras yang standar, ini perlu jadi pemahaman kita prioritas pemerintah pusat supaya harus ada mesin yang standar yang bisa mengolah beras kita,” tutupnya. (Br1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama
Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri
Pemprov Bengkulu Perkuat Literasi Digital Ramah Anak Lewat Bimtek Linimasa Bersama Komdigi
Helmi Hasan Pastikan Pembangunan Jalan di Benteng Berlanjut Hingga 2026
Safari Ramadan di Rawa Makmur, Helmi Hasan Kucurkan Rp. 50 Juta Untuk Masjid dan Rp.30 M Untuk Jalan Kalimantan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:50 WIB

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Kamis, 9 April 2026 - 09:43 WIB

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:42 WIB

Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:10 WIB

Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri

Berita Terbaru