Pemberian BLT DD Desa Tumbuk Kecamatan Pagar Jati Kabupaten Bengkulu Tengah, Sabtu (17/7/2021)
Beritarafflesia.com, Benteng – Pemerintah Desa Tumbuk Kecamatan Pagar Jati Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) Provinsi Bengkulu, kembali melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), tahap dua dan tahap tiga tahun 2021, Sabtu (18/7/2021).
Dalam Penyaluran BLT-DD di Desa Tumbuk Benteng ini di turut hadir kepala desa, pihak kecamatan, pendamping desa, anggota BPD, perangkat desa, masyarakat penerima BLT-DD maupun pihak terkait lainnya. Acara ini berlangsung tertib dan berjalan lancar dari awal hingga akhir acara, sesuai dengan protokol kesehatan Civid-19.
Kepala Desa Tumbuk Kecamatan Pagar Jati Bengkulu Tengah, Inarti menjelaskan pihaknya telah menyalurkan BLT-DD baik tahap pertama maupun tahap kedua dan ketiga tahun anggaran 2021.
“Sebelumnya kita sudah menyalurkan BLT-DD tahap pertama. Hari ini kembali pihak kita menyalurkan BLT-DD tahap ke dua dan ke Tiga, anggaran Dana Desa tahun 2021. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tahap ke-2 dan ke-3 ini berjumlah 78 Kepala Keluarga yang sudah terdaftar sebelumnya di data Desa,” jelas Inarti.
Lanjut Inarti, Dengan adanya BLT-DD ini, semoga dapat membantu masyarakat Desa Tumbuk dalam memenuhi kebutuhan pokok rumah tangganya masing-masing di saat Ekonomi keluarga terguncang akibat pandemi Covid-19.
“Semoga bantuan yang di salurkan tersebut dapat membantu keluarga masyarat penerima masing-masing,” ujar Kades.
Kades juga mengimbau masyarakat Desa Tumbuk agar selalu waspada dengan bencana virus Covid-19 yang masih melanda saat ini, belum diketahui kapan berakhirnya Covid tersebut.
“Ikuti terus saran pemerintah terkait protkes Covid-19, agar kita semua terhindar dari wabah sangat berbahaya sedang melanda dimana-mana saat ini. Maka dari itu mari kita selau saling mengingatkan, jika bepergian pakai masker bila di tempat keramaian tetap menjaga jarak dan bila pulang dari bepergian agar selalu mencuci tangan dengan sabun, supaya kita bisa terlindungi dari Covid dan mempercepat membantu pihak pemerintah memutuskan mata rantai covid 19,” imbau Inarti. (BR)












