BPOM Bengkulu Lakukan Pemeriksaan 50 Sampel Takjil Hasil Bebas Dari Bahan Berbahaya

- Penulis

Kamis, 14 Maret 2024 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPOM Saat Melakukan Pemeriksaan Sempe Jajanan Takjil di Dua Lokasi Pasar Ramadhan, Dikawasan Kampung Chinai Dan Padang Jati

BPOM Saat Melakukan Pemeriksaan Sempe Jajanan Takjil di Dua Lokasi Pasar Ramadhan, Dikawasan Kampung Chinai Dan Padang Jati

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu melakukan pemeriksaan secara acak 50 sampel jajanan takjil yang dijual di dua lokasi dengan hasil bebas dari kandungan bahan berbahaya, seperti boraks, formalin, rodhamin, dan Methanyl yellow.

Sebanyak 50 sampel yang diperiksa tersebut berasal dari pasar Ramadhan di Kota Bengkulu, di kawasan Kampung Cina dan wilayah Padang Jati.

“Kita terus melakukan pemeriksaan takjil khususnya takjil yang berisiko mengandung bahan berbahaya dan hasil pemeriksaan hari ini seluruhnya memenuhi syarat,” kata Kepala BPOM Bengkulu Yogi Abaso Mataram di Bengkulu, Rabu, (13/03/2024).

Ia menyebutkan untuk sampel yang diperiksa secara acak tersebut merupakan makanan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya.

Untuk sampel yang diperiksa berbagai jenis seperti gorengan, kerupuk, sirup, es buah, mie, tahu, pempek, lauk pauk, ikan teri, lontong, lemang, daging, mie telur, dan rujak mie.

Baca Juga  Walikota Helmi Tinjau Lokasi Penyekatan Dan Beri Perhatian Terhadap Petugas Yang Berjaga

Pemilihan sampel pemeriksaan dilakukan karena bahan pangan tersebut sering dikonsumsi oleh masyarakat selama menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah.

Selain melakukan pemeriksaan takjil di kawasan Kota Bengkulu, BPOM juga akan melakukan beberapa kali pemeriksaan di sejumlah wilayah di Provinsi Bengkulu seperti Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Kepahiang dan lainnya.

Selain itu, sidak makanan takjil selama Ramadhan tersebut dilakukan dalam rangka melindungi masyarakat dari bahaya konsumsi makanan yang tidak aman dan memastikan kenyamanan bagi masyarakat serta memastikan takjil yang aman dan tidak berbahaya.

Jika dalam proses pemeriksaan tersebut, pihaknya menemukan bahan yang berbahaya di dalam makanan, maka akan melakukan pembinaan dan menelusuri produk tersebut diproduksi sendiri atau pihak lain.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Program MBG Aman Dikonsumsi, Sidokkes Polres Kepahiang Lakukan Pemeriksaan Food Security
Ditresnarkoba Polda Bengkulu Gagalkan Peredaran Sabu Modus Paket Travel
Subdit I Ditresnarkoba Polda Bengkulu Tangkap Dua Terduga Pengedar Narkotika di Sindang Kelingi
Polres Kepahiang Gelar NGOPI TAWAR di Desa Tapak Gedung, Serap Aspirasi dan Salurkan Sembako
Polda Bengkulu Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Bio Solar di Rejang Lebong
Wujud Kepedulian Polri, Kapolda Bengkulu Groundbreaking Bedah Rumah ke-76 di Seluma
Ditresnarkoba Polda Bengkulu Ungkap Kasus Sabu di Kandang Limun, Satu Tersangka Diamankan
Gedung Baru Kompolnas Diresmikan, Kapolri Tegaskan Penguatan Pengawasan dan Respons Keluhan Masyarakat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ditresnarkoba Polda Bengkulu Gagalkan Peredaran Sabu Modus Paket Travel

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:03 WIB

Subdit I Ditresnarkoba Polda Bengkulu Tangkap Dua Terduga Pengedar Narkotika di Sindang Kelingi

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:59 WIB

Polres Kepahiang Gelar NGOPI TAWAR di Desa Tapak Gedung, Serap Aspirasi dan Salurkan Sembako

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:29 WIB

Polda Bengkulu Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Bio Solar di Rejang Lebong

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:52 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolda Bengkulu Groundbreaking Bedah Rumah ke-76 di Seluma

Berita Terbaru