Camat Penarik MM Monitoring Progres Bangunan Waterboom Di Desa Sido Dadi

- Penulis

Jumat, 23 Juli 2021 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kecamatan penarik di dampingi Kasi Ekobang Wijiyanto, dan tim pendamping Babinsah,Babinkantibmas, saat Melakukan kegiatan monitoring evaluasi Pembangunan waterboom di desa Sido Dadi ( jumat 23/07/2021)

Mukomuko,Beritaraflesia.comKecamatan penarik di dampingi Kasi Ekobang Wijiyanto, dan tim pendamping Babinsah,Babinkantibmas, Melakukan kegiatan monitoring evaluasi Pembangunan waterboom di desa Sido Dadi ( jumat 23/07/2021)

Pembangunan waterboom tersebut di alokasikan melalui sumber dana desa (DD) senilai  Rp. 523.782.700; tahun Anggaran 2021. saat ini progressnya  sudah mencapai 40 % persen yang terletak di di dusun 1 RT 3 desa Sido Dadi kecamatan Penarik.

Doc: Camat penarik dan kepala desa Sido Dadi kecematan penarik kabupaten Mukomuko  bersama ketua BPD Darto berserta anggotanya,TPK desa, dan jajaran perangkat desa saat berada di lokasi pembangunan waterboom

Tampak hadir dalam acara rapat yang di gelar di kantor desa Sido Dadi kecematan penarik kabupaten Mukomuko yakni Kepala desa Sido Dadi Joko, bersama ketua BPD Darto berserta anggotanya,TPK desa, dan jajaran perangkat desa.

Dalam sambutan kepala desa Sido Dadi joko mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran tim Monev yang sudah datang,dalam rangka menitoring pembangunan waterboom. Dan kades juga berpesan agar dalam kegiatan evaluasi nanti supaya memberi informasi jika ada temuan, baik hasil fisik bangunan maupun sistem administrasi. Sehingga kami bisa membenahi agar tidak menjadi temuan yang menyebakan pelanggaran hukum.

“ Mohon pak Wijiyanto selaku KASI EKOBANG bisa memberikan informasi data yang valid, dan jika ada kekurangan fisik maupun administrasi nanti, akan segera kami perbaiki agar tidak bermasalah di kemudian hari” Ucap Kades Joko

Doc : Tim monev dari kecematan bersama pemdes sido dadi saat musyawarah di kantor desa

Selain itu joko juga meminta kepada tim Monev agar memberi masukan yang sifatnya membangun. ia pun berharap agar pembangunan waterboom yang berbasis agrowisata ini bisa menjadi andalan sebagai sumber pemasukan dana di desa kami” tambahnya.

Baca Juga  PAW DPRD Provinsi Bengkulu, Risman Sipayung Resmi Gantikan Edison Simbolon

Senada di sampaikan anggota BPD Penarik Darto,Sebelumya ia mengucapkan terima kasih kepada tim Monev atas kerjasama yang baik, dalam melakukan menitoring pembangunan desa.

“Apa yang menjadi kekurangan kami menjadi evaluasi bersama untuk segera di perbaki” Ujar Darto dengan singkat

Ist : fisik bangunan waterboom di dusun 1 RT 3 desa Sido Dadi kecamatan Penarik.

Dalam kegiatan ini camat penarik di mendapat kesempatan untuk menyampaikan sambutan “ Kedatangan kami ke desa Sido dadi ini merupakan agenda rutin setiap tahun untuk menilai hasil evaluasi di lapangan baik kegiatan fisik maupun administrasi. selain itu perlu di ketahui kegiatan Monev ini bersifat pembinaan agar perangkat desa dapat meningkatkan kinerja dengan profesional” Sampai Camat

Lebih lanjut dikatakan camat” Tim monitoring ini merupakan tanggung jawab kami di kecamatan dan melaksanankan tugas untuk melkukan monitoring seberapa jauh progress pembangunan fisik dan administrasinya. Harapan saya kegiatan Monev  ini dapat berjalan dengan lancar, jangan takut dan gusar karena MONEV ini bersifat pembinaan saja” tutur camat.

Dengan demikian setelah di lakukan pemeriksaan secara teliti dan seksama, KASI EKOBANG Wijiyanto menyampaikan hasil pembangunan tersebut progresnya baru diselesaikan mencapai 30 %  persen.

“ Saya menyarankan kepada pemerintah desa sido dadi apabila dana tahap ke – 2 cair nanti pembangunannya dipercepat, bila perlu tambah tenaga kerjanya, dan usahakan di tahap ke 2 progressnya sudah mencapai 80 % persen” Terang Wijiyanto

Dilanjutkan Wijiyanto” Mengenai tertib administrasi keuangan ADD dan DD pemerintah desa wajib menyampaikan segera kepada pendaming kecamatan. karena ada beberapa kekurangan yaitu nota dan rincian belanja yang belum tercatat, seperti tanggal pada nota belum ada, kemudian pembayaran honor perangkat desa harus di lampirkan SK (surat pengangkatannya)” Tutup Wijayanto.(Byg) Adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akses Wilayah Terbuka Bertahap, Bantuan Semakin Deras ke Aceh–Sumatra
Pemkab Mukomuko Gencarkan Sosialisasi MKJP Untuk Tingkatkan Partisipasi KB Modern
Pemkab Mukomuko Dorong Percepatan Realisasi Dana Kelurahan di Kecamatan Kota Mukomuko
Sebelum 1×24 Jam, Pelaku Curanmor Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Mukomuko
DPRD Mukomuko Gelar Rapat Paripurna Terkait HUT Ke-22
Pemkab Mukomuko Gelar Kegiatan Jalan Santai
Ratusan Masyarakat Air Rami Muko- Muko Dukung Helmi Hasan Jadi Gubernur
Pemkab Mukomuko Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Pjs Bupati M, Rizon Perdana Jadi Inspektur Upacara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:04 WIB

Akses Wilayah Terbuka Bertahap, Bantuan Semakin Deras ke Aceh–Sumatra

Rabu, 29 Oktober 2025 - 09:40 WIB

Pemkab Mukomuko Gencarkan Sosialisasi MKJP Untuk Tingkatkan Partisipasi KB Modern

Senin, 13 Oktober 2025 - 09:49 WIB

Pemkab Mukomuko Dorong Percepatan Realisasi Dana Kelurahan di Kecamatan Kota Mukomuko

Jumat, 10 Oktober 2025 - 11:21 WIB

Sebelum 1×24 Jam, Pelaku Curanmor Berhasil Diamankan Satreskrim Polres Mukomuko

Selasa, 25 Februari 2025 - 09:22 WIB

DPRD Mukomuko Gelar Rapat Paripurna Terkait HUT Ke-22

Berita Terbaru