Gita : Penetapan Pajak BPHTB Yang Dikeluhkan Masyarakat Tidak Sepenuhnya Benar

- Penulis

Jumat, 2 Juli 2021 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid PBB dan BPHTB Pemkot Gita Gama

Bengkulu, Beritarafflesia.com– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melalui Kepala Bidang (Kabid) PBB dan BPHTB Pemkot Bengkulu , Gita Gama kembali menegaskan bahwa pajak BPHTB terlampau tinggi yang dikeluhkan sebagian masyarakat itu tidak sepenuhnya benar. Apa lagi sebagian besar juga mempermasalahkan Peraturan Walikota (Perwal) nomor 43 tahun 2019 sebagai dasar pengenaan pajak BPHTB.

“Jadi begini, kalau perwal 43 tahun 2019 selalu dipermasalahkan tentu Kota Bengkulu ini tidak bisa dibangun ataupun ada pembangunan. Karena kota ini ialah sebagai baromater kemajuan Provinsi Bengkulu. Kalau mau kota ini cantik, bagus dan luar biasa tentu perlu biaya yang tidak sedikit,” ujar Gita saat diwawancara, Kamis (01/7/2021).

Gita menjelaskan, tanpa pemasukan dari sektor pajak tentu Kota Bengkulu tidak bisa memberikan inovasi-inovasi untuk memberikan kebahagiaan bagi masyarakat.

“Boleh dilihat, dulu mana ada setiap kecamatan memiliki ambulans gratis, mana ada 1000 jalan mulus. Tapi sekarang lihat sendiri, gang buntu di rumah saya aja mulus apa lagi yang tidak buntu. Selain itu, dulu orang sakit kalau minjam ambulans harus membayar ratusan hingga jutaan. Kalau sekarang tidak dipungut biaya sama sekali dan itu semua dari APBD,” tambahnya.

Bicara struktur APBD, masih banyak Pemerintah Daerah (Pemda) yang mendapat subsidi dari Pemerintah Pusat. Tetapi untuk saat ini Pemda ditekankan untuk memberikan inovasi agar tidak ketergantungan dengan Pemerintah Pusat.

Baca Juga  Pemkot Bengkulu Lakukan Tanam Padi Serentak Musim Ke II

“Setiap tahunya kita (Pemkot) dituntut untuk berinovasi agar setiap tahunnya tidak ada ketergantungan dari pusat. Salah satu inovasi tersebut ialah dengan meningkatkan PAD dari sektor pajak, termasuk pajak BPHTB,” jelas Gita.

Gita mencontohkan bahwa regulasi yang menyebutkan harga tanah 5 ribu rupiah permeter itu sangat tidak logis, apa lagi di tahun sekarang.

“Tentu tidak logis, faktanya rumah subsidi saja tanahnya permeter mencapai harga 400 ribu, bahkan lebih. Untuk itu, bagi masyarakat keberatan atau tidak mampu, pemerintah juga berkewajiban membantu dan semua itu ada regulasinya tersendiri,” tuturnya.

Ditambahkan Gita, kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan dalam membangun Kota Bengkulu dengan membayar pajak.

“Perlu kesadaran masyarakat untuk membangun kota. Kalau kita tidak paham dan sadar tentu 10 tahun ke depan kota ini akan tertinggal. Contohnya seperti jalan banyak hancur, tidak ada pembangunan dan hal lainnya. Jadi, saya pastikan oknum yang selalu mempolemikkan pajak, orang itu tidak mau membayar pajak dan tidak mau berpartisipasi membangun daerah,” sampainya.

Gita mengajak seluruh masyarakat membantu kebijakan-kebijakan pemerintah dalam membangun daerah.

“Sudah banyak masyarakat yang dibantu pemerintah dalam masalah pajak, boleh disurvei dan dilihat di Bapenda,” pungkasnya. ”( BR)

 

 

 

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu
Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu
188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat
Syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra Bengkulu, Perkuat Konsolidasi Kader
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Hadiri Takziah Warga Kebun Tebeng
Pemkot Bengkulu Tegaskan Aksi Buang Sampah di Kantor Wali Kota dan DPRD Langgar Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:34 WIB

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu

Senin, 20 April 2026 - 10:09 WIB

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu

Rabu, 8 April 2026 - 19:50 WIB

188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas

Senin, 6 April 2026 - 08:37 WIB

Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:32 WIB

HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat

Berita Terbaru