Gubernur Rohidin Gerak Cepat Cari Solusi Perdamaian Konflik Nelayan Tradisional dan Modern

- Penulis

Senin, 1 Maret 2021 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Setelah resmi menyandang amanah sebagai orang nomor satu di provinsi Bengkulu yang dilantik oleh presiden RI, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Bersama Wakil Gubernur Jhon Rosjhonsyah, langsung mencari solusi jalan tengah persolalan konflik nelayan tradisional dan modern. Pada Sore Senin 01/03/2021.

Dihari pertama Gubernur Rohidin Marsyah cepat mengambil langkah mendengarkan langsung curhatan dari kubu nelayan pengguna trawl untuk menghimpun informasi yang objektif.

“Dalam suasana kekeluargaan ini, saya ingin mendengar langsung dari nelayan. Apa yang menjadi keinginan dan harapan mereka. Dan tentu setiap persoalan harus disikapi dengan kepala dingin, begitupun saya dalam mengambil keputusan perlu melihat dari dua sisi,” Kata Rohidin saat pertemuan dengan nelayan modern di rumah salah satu tokoh nelayan, di Padang Serai Kota Bengkulu.

Seluruh pihak, tentu setujuh kekayaan laut Bengkulu sangat melimpah, dan hal tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya namun harus mengikuti aturan yang ada. Atas dasar itu, Gubernur Rohidin akan rancang dalam waktu dekat untuk mempertemukan kedua kelompok nelayan, baik tradisional maupun modern.

“Kita ingin mempertemukan para nelayan, karena sumber daya laut ini harus dimanfaatkan dengan baik sekaligus bijak. Di samping itu kelestariannya perlu terjaga, tentu dengan mengedepankan aturan perundang-undangan yang berlaku terkait penggunaan alat tangkap,” jelas Rohidin.

Baca Juga  Bea Cukai Bengkulu Bekerjasama Dengan BMN Musnahkan Barang Ilegal Senilai Ratusan Juta

Kemudian, kata Rohirin, program rumponatau rumah ikan akan kembali digulirkan. Hal ini agar mencegah terjadinya gesekan antar nelayan. Selain itu, program bantuan alat tangkap juga harus betul-betul diterima oleh nelayan tradisional yang membutuhkan.

“Pemprov juga akan memprogramkan betul bantuan alat tangkap untuk nelayan tradisional, agar nantinya tepat sasaran yaitu untuk nelayan yang sangat perlu mendapatkan bantuan dari pemerintah. Terakhir, program membuat rumah ikan atau rumpon dititik titik tertentu dalam bentuk pengamanan, agar wilayah rawan konflik jika dipasang rumpon tersebut. Kedua belah pihak (tradisional dan modern) akan menghindari, sehingga konflik kepentingan tidak terjadi lagi,” Imbuh Rohidin.

Salah satu perwakilan nelayan yang hadir, Ali Simatupang menyampaikan, bahwa kehadiran pemerintah sangat diperlukan untuk mengurai persoalan pertikaian kedua kelompok nelayan ini. Sekaligus mencarikan jalan tengah penyelesaian yang saling menguntungkan. Sehingga masalah nelayan terkait alat tangkap ini dapat selesai dengan baik.

 “ Salah satunya terkait program rumpon bisa jadi solusi dan sangat realistis dilakukan ke depannya. Apalagi hal itu dimotori oleh pemerintah, tentu akan menghasilkan solusi terbaik untuk para nelayan nantinya” Ungkap Simatupang”(Rn/ADV)

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Program Bantu Rakyat, Wagub Mian Ajak 143 Pemegang IUP MBLB Bersinergi 
Pemprov Focus Matangkan Perubahan Perda, Perampingan OPD Demi Perkuat Efektivitas Pemerintahan
21 Lulusan SMK Bengkulu Siap Bekerja di Jepang, Pemprov Cetak SDM Berdaya Saing Global
BLINC 3.0 Resmi Digelar, Pemprov Bengkulu Bidik Investasi Rp5,7 Triliun Lewat Promosi Potensi Daerah
Pemprov Matangkan Rencana Penerapan Pajak Air Permukaan pada Perkebunan Kelapa Sawit
Ketua AMJ Tegaskan Media Harus Jadi Benteng Melawan Hoaks dan Menjaga Kritik Berkualitas
Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Benteng Marlborough Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
AMJ–Azwira Bengkulu Gelar Diskusi Publik “Kritik Tanpa Jerat Hukum”
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:42 WIB

Dukung Program Bantu Rakyat, Wagub Mian Ajak 143 Pemegang IUP MBLB Bersinergi 

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:19 WIB

Pemprov Focus Matangkan Perubahan Perda, Perampingan OPD Demi Perkuat Efektivitas Pemerintahan

Senin, 6 Juli 2026 - 11:26 WIB

21 Lulusan SMK Bengkulu Siap Bekerja di Jepang, Pemprov Cetak SDM Berdaya Saing Global

Senin, 6 Juli 2026 - 10:36 WIB

BLINC 3.0 Resmi Digelar, Pemprov Bengkulu Bidik Investasi Rp5,7 Triliun Lewat Promosi Potensi Daerah

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:33 WIB

Pemprov Matangkan Rencana Penerapan Pajak Air Permukaan pada Perkebunan Kelapa Sawit

Berita Terbaru