Kepahiang,Beritarafflesia.com- DPRD Kepahiang menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati HUT ke-19 Kabupaten Kepahiang.
Dalam kesempatan ini, Bupati Kepahiang, Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM, IPU memaparkan pencapaian yang telah diraih Pemkab Kepahiang sepanjang 2022 lalu.(06/01)
Sementara Ketua DPRD Kepahiang, Windra Purnawan, SP mengajak seluruh masyarakat untuk menyatukan tekad, merapatkan barisan, perbesar semangat dan melakukan yang terbaik demi mencapai masa depan Kabupaten Kepahiang yang lebih baik.
Dipaparkan Bupati, sejumlah pencapaian yang berhasil diraih Pemkab Kabupaten Kepahiang sepanjang 2022 lalu, diantaranya pengelolaan keuangan daerah berhasil 5 kali mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan hasil audit Keuangan Pemerintah Daerah oleh BPK Perwakilan Provinsi Bengkulu.
Kemudian berhasil meraih penghargaan terbaik kedua se-kawasan Pulau Sumatera berdasarkan penilaian Bank Indonesia (BI) sebagai kabupaten dengan tim terbaik Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Selain itu, berdasarkan Penilaian Kepatuhan oleh Penyelenggaraan Pelayanan Publik Ombudsman RI tahun 2022 lalu, Kabupaten Kepahiang tetap bertahan pada Zona Hijau dengan skor 85,97 serta menduduki peringkat ke 63 dari 415 kabupaten se-Indonesia yang dilakukan melalui asesmen. Begitupun terkait pelayanan, Kabupaten Kepahiang memiliki 2.719 unit layanan dan 322 produk layanan.
Sementara di bidang Kesehatan, Kabupaten Kepahiang mendapatkan penghargaan pencapaiam Universal Health Coverage (UHC) non Cut Off. Hal tersebut menadakan, seluruh masyarakat Kabupaten Kepahiang sudah mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa terkecuali tanpa hambatan apapun.
“Selain itu, juga dalam rangka pemulihan ekonomi nasional sudah membuka akses mempermudah percepatan keuangan daerah atau TPAKD. Berdasarkan penilaian Otoritas Jasa Keuangan (OJK), TPKAD Kepahiang menjadi yang terbaik di Provinsi Bengkulu,” sampai Bupati.
Lebih lanjut diterangkan Bupati, sejumlah program yang dijalankan berkaitan dengan TPAKD diantaranya program gerakan pelajar menabung dan program ayo ikut asuransi, khususnya asuransi ternak dan asuransi usaha tani padi, pendampingan/ kemitraan usaha untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta business matching, Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir (KPMR), pembentukan laku pandai di desa, akselerasi agen pemanfaatan produk/ layanan keuangan digital.
“Berdasarkan hasil pemantauan, monitoring Centre for Prevention (MCP) KPK RI, Kepahiang sudah mencapai kategori hijau dengan skor 75,27 (Per November 2022),” lanjut Bupati.
Disisi lain, Bupati juga mengungkapkan, mencermati APBD Kepahiang TA 2023 yang telah disahkan DPRD Kepahiang, dapat digambarkan bahwa terjadi penurunan APBD tahun ini dibandingkan tahun lalu.
Untuk tahun 2022 ABPD Kepahiang dikisaran Rp 716 miliar dan sekarang hanya kisaran Rp 689 miliar saja. Kondisi ini terjadi akibat menurunnya pendapatan daerah.
“Dengan demikian mengharuskan Pemkab Kepahiang menajamkan skala prioritas sehingga mengutamakan sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar dalam pembangunan. Saya mengajak semuanya tetap semangat dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing, walaupun dengan sumber daya yang terbatas. Kami tetap optimis Kabupaten Kepahiang semakin maju dan berkembang di masa akan datang,” demikian Bupati.
Sementara itu Ketua DPRD Kepahiang, Windra Purnawan, SP menyampaikan, peringatan HUT Kabupaten Kepahiang ke-19 mempunyai makna serta ukiran peristiwa.
“Tugas kita hanyalah melanjutkan pembangunan yang telah mereka rintis dan perjuangkan. Sehingga Kabupaten Kepahiang menjadi daerah yang sangat istimewa seperti saat ini. Maka sebagai wujud syukur dan terima kasih kepada para pendahulu kita, kita harus bertekad untuk tetap bekerja dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan daerah kita tercinta,” sampai Windra dalam pidatonya.
Lebih lanjut dikatakan Winda, perjalanan 19 tahun merupakan perjalanan yang cukup panjang bagi sejarah pembangunan setiap daerah. Dalam mengarungi perjalanan selama ini, sudah barang tentu pemerintah, pemangku amanah beserta segenap masyarakat Kabupaten Kepahiang telah banyak merasakan dan mengalami pahit, getir dan manisnya perjuangan membangun Kabupaten Kepahiang.
Momentum HUT Kabupaten Kepahiang di tahun 2023, untuk kembali memperkokoh gagasan, menerjemahkannya menjadi kinerja, membangun irama kebersamaan, melakukan adaptasi, dan meramu strategi untuk mengatasi berbagai tantangan
“Tidak ada daerah yang miskin, yang ada hanyalah daerah yang tidak terkelola dengan baik. Untuk itu setiap langkah dalam perjuangan yang telah dan akan terjadi, tidak akan pernah terlepas dari kehendak, tuntunan, serta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Untuk menjaga agar pengorbanan dan perjuangan kita tidak menjadi sia-sia, dalam kesempatan yang baik dan mulia ini saya juga mengajak kita semua serta seluruh masyarakat mari satukan tekad, rapatkan barisan, perbesar semangat untuk melakukan yang terbaik demi mencapai masa depan Kabupaten Kepahiang yang lebih baik,” demikian Windra.(BR1)Adv












