Kabid Dokkes Polda Bengkulu Menyarankan Jangan Pakai Masker Scuba Dan Buff

- Penulis

Jumat, 6 November 2020 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Penggunaan masker Scuba sudah sangat  merakyat di tengah-tengah masyarakat. Selain harganya yang terbilang cukup murah, masker ini banyak diperjualbelikan di setiap sudut-sudut kota.

Menyikapi hal tersebut, Kabid Dokkes Polda Bengkulu Kombes Pol dr. I G.A.A. Diah Yamini D, Sp. THT-KL  tidak menyarankan penggunaan masker scuba. Ia mengatakan masker scuba dan buff kurang efektif dalam menangkal Virus Corona.

“masker scuba efektivitasnya hanya 0-5 %, dikarenakan Cuma satu lapis sehingga droplet jadi lebih gampang terbang,” ucapnya saat sebelum melaksanakan olahraga senam bersama di lapangan Rekonfu, Jum’at, (06/11/2020).

Ia lebih menyarankan untuk menggunakan masker berbahan kain yang memiliki 2 sampai 3 lapis kain. Berdasarkan penelitian bahan kain yang memiliki 2 sampai 3 lapis kain memiliki efektivitas 50-70% dan masker bedah dengan efektivitas 80-95%.

Baca Juga  Wawali Dedy : Satpol PP Menjadi Garda Terdepan Untuk Menegakkan Perda dan Perwal

Sementara itu, Peneliti Loka Penelitian Teknologi Bersih (LPTB) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr Eng Muhamad Nasir mengatakan, masker kain dengan bahan lentur seperti scuba, saat dipakai akan terjadi perenggangan bahan sehingga kerapatan dan pori kain membesar serta membuka yang membuat permeabilitas udara menjadi tinggi. Hal tersebut membuat peluang partikular virus untuk menembus masker semakin besar.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng
Kisah Hubungan Asmara Berujung Laporan Fitna Dugaan Asusila, Apriansyah Tempuh Praperadilan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Penetapan Tersangka dan DPO Apriansyah, Penyidik PPA Polda Terkesan Tendensius: Praktisi Hukum Minta Prosedur Penyidikan Dibuka
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Kamis, 24 September 2026 - 09:10 WIB

Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng

Sabtu, 19 September 2026 - 19:18 WIB

Kisah Hubungan Asmara Berujung Laporan Fitna Dugaan Asusila, Apriansyah Tempuh Praperadilan

Berita Terbaru