Kepahiang, Beritarafflesia.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kepahiang berupaya mensukseskan Implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan. Salah satunya melalui sejumlah strategi yang sudah dirancang Kemendikbud Ristek sebagai dukungan terhadap implementasi Kurikulum Merdeka secara mandiri.
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Nining Fawely Pasju, S.Pt MM menjelaskan, di Kabupaten Kepahiang baru 9 sekolah yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, diantaranya 4 sekolah dasar dan 5 sekolah menengah pertama.
“Kabupaten Kepahiang diberi waktu untuk menerapkan implementasi kurikulum merdeka sampai dengan tahun 2024, artinya dilakukan bertahap pada sekolah-sekolah, yang kini baru 9 sekolah menerapkan Kurikulum Merdeka,” kata Nining, (23/08/22) saat diwawancarai..
Dijelaskan Nining, kerangka dasar kurikulum merdeka diantaranya menambahkan pengembangan profil pelajar pancasila pada peserta didik. Berbeda dari kurikulum sebelumnya, sebab kemampuan serta keahlian kognitif yang ada pada siswa benar-benar diperhatikan secara khusus dengan menguatkan pembelajaran terdiferensiasi sesuai tahap capaian peserta didik. (jon)












