Kakek Umur 50 Tahun di Kepahiang Ditemukan Tewas Akibat Gantung Diri

- Penulis

Sabtu, 5 Februari 2022 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakek Umur 50 Tahun di Kepahiang Ditemukan Tewas Akibat Gantung Diri

Kepahiang, Beritarafflesia.com- Warga desa tangsi duren kecematan kabawetan kabupaten kepahiang diketahui bernama Sukirno (50), yang masih bersetatus belum perna menikah,alias bujang tua, dan tinggal sendirian akhirnya ditemukan tewas akibat gantung diri di dalam rumahnya, sekitar pukul 8.00 Wib pagi Sabtu (5/2/2022)

Peristiwa penemuan mayat korban Sukirno (50) tahun tersebut, berawal dari kecurigaan adik ipar korban Sriyani Istri Gianto (40) tahun yang sudah 2 hari tidak melihat kakak kandungnya.merasa ada yang aneh, lalu kemudian mereka mendatangi kediaman almr Sukirno.

Jasad Almarhum Sukirno yang meninggal dunia akibat gantung diri 

“Biasa kakak saya Sukirno sering datang kerumah,tapi sudah 2 hari ini kok tidak kelihatan., pas saya cek kerumahnya kita langsung kaget melihat jasad kakak saya tergantung di tengah rumahnya”Kata Gianto

Kapolsek Kabawetan Mendatangi Joni Karter langsung cek ke TKP, Kemudian menghubungi anggota yang Piket di Reskrim dan Ur Identifikasi untuk mengecek kondisi korban dan berkoordinasi dengan pihak keluarga, berdasarkan keterangan dari  keluarga dan orang terdekat dengan korban bahwa korban Sukirno selama ini merupakan pribadi yang tertutup dan jarang berkomunikasi dengan masyarakat sekitar rumahnya dan korban tinggal sendirian dirumahnya (belum menikah), kemudian korban tidak ada terlibat permasalahan apapun dengan orang lain.

Baca Juga  Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Sidorejo Kecamatan Kebawetan

Kapolsek Kabawetan Mendatangi Joni Karter bersama anggotanya saat melakukan olah TKP

” Kita dari polsek Kabawetan  sudah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan oleh TKP, dan jasad korban sudah di avakuasi. kemudian dari keterangan baik keluarga korban maupun karabat korban sendiri  mengatakan jika korban dikenal tertutup serta tidak ada masalah dengan orang lain” Jelas Joni Karter.

Ia menambahkan, barang bukti yang di amankan, yakni tali, kain sarung warna Biru yang digunakan korban untuk gantung diri. kemudian keluarga  korban menyatakan menolak untuk dilakukan Autopsi dan bersedia membuat Surat pernyataan penolakan untuk dilakukan Autopsi.

” Dari hasil identifikasi Terdapat bekas jeratan tali di leher korban, dan  Pada bagian kemaluan keluar cairan sperma, Mengeluarkan feses, serta tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. kemudian pihak keluarga korban juga melolak untuk di Autopsi. bahkan mereka bersedia membuat surat pernyataan” Ungkap Kapolsek Kabawetan Mendatangi Joni Karter” (Jon)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hj. Emi Nurhayati Zurdi Nata Dikukuhkan sebagai Ketua YJI Kabupaten Kepahiang
Kapolda Bengkulu dan Forkopimda Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Ribuan Warga, UMKM Ikut Bergeliat
Pemdes Pagar Gunung Kepahiang Gelar Monitoring dan Evaluasi Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026
DPRD Kepahiang Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Tekankan Anggaran Efektif dan Berpihak kepada Masyarakat
KUA-PPAS APBD Kepahiang 2027 Proyeksikan Defisit Netto Hingga Rp75,77 Miliar
Pemdes Bumi Sari Salurkan BLT Dana Desa kepada 18 KPM Tahun Anggaran 2025
Pemdes Sido Makmur Gelar Musyawarah Pra-Pelaksana Kegiatan Desa TA 2026
Satreskrim Polres Bengkulu Tengah Tangkap Terduga Pelaku Curat Residivis, Amankan Sejumlah Barang Bukti
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:14 WIB

Hj. Emi Nurhayati Zurdi Nata Dikukuhkan sebagai Ketua YJI Kabupaten Kepahiang

Senin, 20 Juli 2026 - 18:07 WIB

Kapolda Bengkulu dan Forkopimda Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Ribuan Warga, UMKM Ikut Bergeliat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:13 WIB

Pemdes Pagar Gunung Kepahiang Gelar Monitoring dan Evaluasi Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:28 WIB

DPRD Kepahiang Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Tekankan Anggaran Efektif dan Berpihak kepada Masyarakat

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:57 WIB

KUA-PPAS APBD Kepahiang 2027 Proyeksikan Defisit Netto Hingga Rp75,77 Miliar

Berita Terbaru