KPK Resmi Tahan Hasto Sekretaris PDIP Terkait Kasus Dugaan Suap

- Penulis

Jumat, 21 Februari 2025 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doc: KPK Resmi Tahan Hasto Sekretaris PDIP Terkait Kasus Dugaan Suap

Doc: KPK Resmi Tahan Hasto Sekretaris PDIP Terkait Kasus Dugaan Suap

Jakarta, Beritarafflesia.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto , terkait kasus dugaan suap dan perintangHarun Masiku.

Hasto ditahan setelah menjalani pemeriksaan kedua sebagai tersangka pada Kamis (20/2/2025).

Hasto terlihat keluar dari ruang pemeriksaan pukul 18.08 WIB dengan mengenakan rompi oranye dan kedua tangannya terborgol. Ia kemudian digiring oleh petugas KPK menuju tahanan mobil.

Dalam keterangannya kepada wartawan sebelum masuk ke tahanan mobil, Hasto mengaku tidak menyesal atas perbuatannya dan tetap berkomitmen untuk berjuang.

“Karena Indonesia dibangun dengan penuh pengorbanan jiwa dan raga. Kita adalah negeri pejuang, sehingga saya tidak pernah menyesal. Saya akan terus berjuang dengan api yang menyala-nyala,” ujar Hasto, Kamis

Baca Juga  Beri Kuliah Umum di Universitas Jambi, Kasad Tekankan 4 Poin Penting Jaga Persatuan dan Kesatuan

Lebih lanjut, ia menyatakan siap menerima konsekuensi dari kasus yang menjeratnya.

“Sebagai Sekjen PDI Perjuangan, saya sebagai kepala tegak siap menerima konsekuensi apapun bagi Indonesia Raya kita,” tegasnya.

Penahanan Hasto dilakukan setelah ia menjalani pemeriksaan kedua sebagai tersangka . Sebelumnya telah diperiksa pada Senin (13/1/2025).

Hasto sempat mangkir dari panggilan pemeriksaan pada tanggal 17 Februari 2025 , dengan alasan mengajukan gugatan praperadilan .

KPK menahan Hasto di Rumah Tahanan KPK selama 20 hari pertama guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. (Afs)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng
FOSS Group Perkenalkan Teknologi Proteksi Kebakaran Berbasis Aerogel
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Gunakan Modus Sertifikat Bodong sebagai Jaminan, Rudi Bambang Hermanto Tipu Beli BBM Senilai Rp100 Juta
Guru Besar Prof. Dr Juanda Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum
Aliansi Advokat Yogyakarta Terbitkan Petisi Beri Dukungan Ketua BEM UGM 2025 Tiyo Ardianto
Presiden RI Tegaskan Hukum Tidak Boleh Dijadikan Alat Politik, Rakyat Harus Dapat Perlindungan.
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 09:10 WIB

Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng

Sabtu, 19 September 2026 - 21:39 WIB

FOSS Group Perkenalkan Teknologi Proteksi Kebakaran Berbasis Aerogel

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:06 WIB

Gunakan Modus Sertifikat Bodong sebagai Jaminan, Rudi Bambang Hermanto Tipu Beli BBM Senilai Rp100 Juta

Berita Terbaru