Masyarakat Dilarang Mendekati Kawasan Pantai, Dikarnakan Cuaca Eksterim

- Penulis

Kamis, 29 Desember 2022 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Masyarakat Dilarang Mendekati Kawasan Pantai, Dikarnakan Cuaca ekstrem kembali menyelimuti Kota Bengkulu. Baru-baru ini hujan disertai badai kembali menguyur.

Dengan kondisi ini, Kalaksa BPBD Kota Bengkulu Will Hopi mengimbau seluruh masyarakat baik dari kota ataupun dari kabupaten tetangga untuk tak melakukan berbagai aktivitas di kawasan pantai.

Karena dengan cuaca ekstrem seperti ini ditakutkan dapat membahayakan masyarakat. Apalagi sudah banyak pohon-pohon tumbang sepanjang kawasan pantai dan yang lebih ditakutkan yakni ombak besar yang dapat membahayakan siapa saja ketika bermain di bibir pantai.

“Kita mengimbau seluruh warga kota maupun dari luar dalam menghadapi nataru, kami minta untuk tak melakukan aktivitas di sepanjang pantai, ataupun tempat wisata di pinggiran pantai. Mengingat informasi terbaru dari BMKG, cuaca ekstrem hujan deras disertai badai ini diprediksi akan terjadi sampai tanggal 3 Januari,” tuturnya.

Baca Juga  Dinkes Antisipasi Varian Virus Covid-19 Delta Menyebar di Kota Bengkulu

Will Hopi juga mengimbau para orang tua agar tak membawa ataupun mengajak anaknya berekreasi di kawasan pantai terlebih dahulu. “Ini resikonya tinggi, kami minta tak ada yang bermain di pinggir pantai dulu,” tambahnya.

Sebagai informasi, sejumlah personel BPBD Kota Bengkulu sebelumnya telah disiagakan di tempat yang menjadi pusat kunjungan wisata. Personel disiagakan selama 24 jam dan siap melakukan penanggulangan ketika terjadi bencana alam.

Plt Kalaksa BPBD Will Hopi menjelaskan dalam penjagaan, pihaknya mendirikan pos terpadu yang dijaga oleh tim gabungan terdiri dari BPBD, Basarnas, dan instansi terkait lainnya.

Adanya posko kesiapsiagaan di objek wisata tersebut untuk memastikan keamanan pengunjung dari ancaman bahaya ataupun potensi kebencanaan. Ia menyatakan penanggulangan bencana tetap jadi prioritas utama selain memantau pergerakan wisatawan.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru