Oknum Kasus Asusila Pimpinan Ponpes, Diduga ada 2 Korban Lainnya

- Penulis

Jumat, 9 Desember 2022 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum  Kasus Asusila Pimpinan Ponpes, Diduga ada 2 Korban Lainnya

Oknum Kasus Asusila Pimpinan Ponpes, Diduga ada 2 Korban Lainnya

Kepahiang. Beritarafflesia.com- Penetapan oknum pimpinan Sekolah swasta di Kabupaten Kepahiang sebagai tersangka, dalam kasus asusila terhadap santriwati. Polisi terus melakukan proses pendalaman atas kasus yang mencoreng pendidikan tersebut.

Untuk diketahui, terkuaknya kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santriwati tersebut, lantaran pihak korban melaporkan perbuatan tersangka pada 28 Oktober 2022 yang lalu.

Disampaikan oleh Iptu Doni Juniansyah Kasat Reskrim Polres Kepahiang, pada saat dilakukan pemeriksaan di ruang kerja oknum tersebut, ternyata ruang kerja itu sudah dirubah posisinya oleh pelaku

“Saat kita melakukan gelar perkara di TKP yang diceritakan korban, Kepolisian mendapati bahwa interior dan furniture yang ada di ruang kerja tersebut sudah dirubah,” sampai Iptu Doni Juniansyah, Jum’at 9/12/ 2022.

Sementara itu, setelah dilakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap kasus tersebut, Unit PPA Satreskrim Polres Kepahiang kembali mendapati dua orang santriwati diduga juga menjadi korban tersangka, lantaran juga telah membuat laporan kepada pihak Kepolisian.

Baca Juga  PUPR Kab. Kepahiang Nilai Untuk Menuju Jalan Objek Wisata Belum Prioritas

“Kami juga telah menerima dua laporan lagi yang diduga menjadi korban, modusnya sama dengan iming-iming kesejahteraan dan menawarkan pekerjaan bagi korban,” jelasnya.

Lanjutnya, bahwa berdasarkan keterangan dari korban lainnya tersebut, bahwa pelaku mengajak korban ke salah satu Villa di Kabupaten Rejang Lebong, dan memaksa untuk menuruti keinginan bejat pelaku.

“Jadi korban yang juga sudah melapor ini, diajak pelaku ke salah satu Villa dan meminta untuk melayani keinginan pelaku, namun korban melawan dan berhasil kabur,” demikian tutupnya.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kepahiang Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Tekankan Anggaran Efektif dan Berpihak kepada Masyarakat
KUA-PPAS APBD Kepahiang 2027 Proyeksikan Defisit Netto Hingga Rp75,77 Miliar
Pemdes Bumi Sari Salurkan BLT Dana Desa kepada 18 KPM Tahun Anggaran 2025
Pemdes Sido Makmur Gelar Musyawarah Pra-Pelaksana Kegiatan Desa TA 2026
Data Akurat untuk Pembangunan, Bupati Kepahiang Resmi Lepas Petugas Sensus Ekonomi 2026
Satlantas Polres Kepahiang Laksanakan Pengaturan dan Pengamanan Pemulangan Jamaah Haji Tahun 2026
Patroli Blue Light Satlantas Polres Kepahiang, Polisi Hadir Jaga Kelancaran Arus Lalu Lintas di Malam Hari
Polsek Kepahiang Intensifkan Patroli KRYD, Antisipasi Kejahatan 3C di Wilayah Hukum Kepahiang
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:28 WIB

DPRD Kepahiang Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Tekankan Anggaran Efektif dan Berpihak kepada Masyarakat

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:57 WIB

KUA-PPAS APBD Kepahiang 2027 Proyeksikan Defisit Netto Hingga Rp75,77 Miliar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:03 WIB

Pemdes Bumi Sari Salurkan BLT Dana Desa kepada 18 KPM Tahun Anggaran 2025

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:37 WIB

Pemdes Sido Makmur Gelar Musyawarah Pra-Pelaksana Kegiatan Desa TA 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 15:42 WIB

Data Akurat untuk Pembangunan, Bupati Kepahiang Resmi Lepas Petugas Sensus Ekonomi 2026

Berita Terbaru