Polemik Ijazah, Walikota Helmi : Bukan Politik Tapi Soal Kemanusiaan

- Penulis

Kamis, 2 September 2021 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket.poto : Walikota Bengkulu Helmi Hasan

Kota Bengkulu,beritarafflesia.com – Walikota Bengkulu Helmi Hasan angkat bicara mengenai pernyataan berbagai pihak yang mengungkapkan bahwa upayanya dalam memerdekakan ijazah merupakan sebuah unsur politik.

“Kita juga tidak bisa salahkan kalau mereka melihat dengan kaca mata politik. Tetapi, yang saya gunakan sekarang ialah kaca mata kemanusiaan. Kaca mata kemanusiaan ini di atas semuanya,” sampai Helmi.

Awal mula, Helmi bercerita bahwa waktu itu ada janda tua yang menghubunginya.

“Ia mengeluhkan ijazah anaknya yang ditahan karena masih ada tunggakan. Dia juga bilang bahwa suaminya sudah meninggal, anaknya 4 dan anak terakhirnya baru lulus SMP, tetapi ijazahnya masih ditahan. Coba bayangkan hal ini, sebagai pemimpin kita turut prihatin apalagi dirinya datang langsung ke kita, dan benar-benar lagi susah karena Covid-19 ini ” jelas Helmi.

Baca Juga  Rakor Izin Kegiatan, Kecamatan Selebar Masuk Zona Orange dan Dilarang Buat Keramaian

Setelah disurvei ternyata tunggakan biaya anak tersebut di sekolah swasta sebesar Rp 35 juta.

“Akhirnya pemilik sekolah saya telepon, dan alhamdulillah ijazahnya diberikan,” ucapnya.

Hal seperti inilah yang disebut kemanusiaan, dengan peduli terkait apa saja keluhan masyarakat, apalagi dimasa pandemi semuanya tentu dalam keadaan susah.

“Alhamdulillah, saat ini SMA/SMK negeri meringankan beban siswa mereka. Apabila ada tunggakan SPP sudah tak jadi kendala lagi semua digratiskan dan ijazah dapat diambil. Inilah namanya kepedulian,” ungkapnya.

Tak lupa, Helmi juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang ikut berjuang dalam memedekakan ijazah siswa.

“Mari sama sama berjuang dari tanah kelahiran sang saka merah putih untuk memerdekakan ijazah siswa-siswi anak NKRI dimanapun berada,” tutupnya. (rn)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru