Raker Bahas Kasus TPPO Terus Ditekan, Ini Langkah Strategis dalam Pencegahan

- Penulis

Jumat, 7 Juni 2024 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raker Bahas Kasus TPPO Terus Ditekan, Ini Langkah Strategis dalam Pencegahan

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Isnan Fajri melaksanakan Rapat Kerja (Raker) dan Kerja sama Lintas Sektoral Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang. Hal ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam pencegahan agar kasus tersebut tidak terjadi di Provinsi Bengkulu.

Dikatakan Isnan, dalam pencegahan kasus tersebut agar tidak terjadi perlu kerja sama di lintas sektoral. Karena dalam mencegah nya peran orang terdekat sangat diperlukan. Terlebih lagi pada saat sekarang dengan kemajuan teknologi yang sudah tak terbendung. 

Raker Bahas Kasus TPPO Terus Ditekan, Ini Langkah Strategis dalam Pencegahan

“Sangat diperlukan kerja sama lintas sektoral, terutama orang terdekat yaitu orang tua. Mengingat angka kasus TPPO tiap tahunnya meningkat, berdasarkan laporan pada aplikasi SIMFONI tahun 2021-2023 dengan total 10 kasus,” ujarnya di Balai Raya Semarak, 06/06/2024.

“Meskipun naiknya tidak begitu banyak, akan tetapi hal kecil ini sangat merepotkan nantinya, jika tidak ditangani dengan baik.”

Baca Juga  Sertijab Komandan Lanal Bengkulu, Sekda Isnan Fajri Tekankan Sinergi Pembangunan

“Ada beberapa langkah strategis dalam upaya pencegahan. Pertama, melakukan upaya preventif dengan upaya pemahaman dan komitmen bersama bahwa permasalahan kekerasan terhadap anak dan perempuan serta TPPO merupakan permasalahan bersama untuk menjadi prioritas yang harus ditangani secara optimal,” kata Isnan.

Raker Bahas Kasus TPPO Terus Ditekan, Ini Langkah Strategis dalam Pencegahan

Lanjut Isnan, kedua yaitu, peran tokoh agama, tokoh adat dan cerdik cendikiawan dan aparat pemerintah yang terbawa untuk menjadi ujung tombak dan langkah awal serta terdekat dalam tindakan pencegahan dan penanganan kasus. 

Sementara itu, Ajamalus, Kepala Tata Usaha Kanwil Kemenag Bengkulu menjelaskan, dalam penanganan kasus TPPO yang terus naik di tiga tahun terakhir, perlu adanya pendekatan secara spiritual tanpa pemaksaan. 

“Peran orang tua sangat diperlukan dalam pencegahan dalam kasus ini, apalagi kasus seperti ini rentan menyasar perempuan dan anak. Dalam pencegahan ini juga perlu adanya beberapa langkah, pertama pendekatan secara emosional dan spiritual, kedua media informasi yang yang harus tepat sasaran,” singkat jamalus.(BR1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ
Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu
Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik
Gubernur Bengkulu Tekankan Transparansi SPMB 2026, Skor Seleksi Diminta Dibuka Secara Terbuka
Pemprov Bengkulu Bentuk Sentra Komando, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Wagub Bengkulu Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Pemprov Bengkulu Gelar Exit Meeting ITJEN, Fokus Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan
Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:12 WIB

Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:21 WIB

Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:00 WIB

Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:40 WIB

Gubernur Bengkulu Tekankan Transparansi SPMB 2026, Skor Seleksi Diminta Dibuka Secara Terbuka

Senin, 8 Juni 2026 - 16:33 WIB

Pemprov Bengkulu Bentuk Sentra Komando, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan

Berita Terbaru