Tingginya Inflasi, PJ Walikota Imbau Masyarakat Manfaatkan Lahan Pekarangan di Rumah dan Kantor

- Penulis

Senin, 22 Januari 2024 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Salah satu penyebab tingginya inflasi adalah naiknya harga cabai. Menyikapi ini, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Bengkulu Sehmi, M.Pd mengatakan bahwa Pj Walikota sudah pernah menerbitkan surat edaran (SE) terkait pemanfaatan lahan pekarangan di rumah dan di kantor-kantor di Kota Bengkulu.

Lahan tidur atau lahan kosong itu agar ditanami dengan cabai atau sayur-sayuran. Ini disampaikan Sehmi saat berkesempatan memimpin apel pagi di kantor dinas kominfo Kota Bengkulu Senin (22/1/24).

“Salah satu penyebab inflasi ini adalah harga cabe. Harga cabe ini dari tahun 2020 sampai 2024 itu tidak pernah turun dari harga Rp 50 ribu, bahkan sampai harga tertinggi pernah di Rp 125 ribu per kilogram. Nah karena ini salah satu penyebab inflasi Pj walikota sudah bikin edaran sampai ke tingkat RT untuk melakukan gerakan pemanfaatan lahan tidur atau pekarangan.
Yang lebih gampang itu seperti menanam cabai,” ujar Sehmi

Baca Juga  Bahaya!! Oknum Tak Bertanggungjawab Kloning Nomor WA Kadis LH

Bahkan, kata Sehmi sudah menjadi kebijakan dari pemerintah yang pernah disampaikan Mendagri terkait gerakan menanam cabe untuk ketahanan pangan. Karena ketahanan pangan dan kedaulatan pangan itu bagian dari ketahanan negara.

“Maka mari kita mulai memanfaatkan lahan-lahan pekarangan atau lahan-lahan tidur yang ada di sekitar. Bisa kita tanami cabe,” kata Sehmi.

Sementara itu, Sekretaris dinas kominfo Kota Bengkulu Afri Chandriani mengatakan untuk di kantor dinas kominfo sendiri sudah banyak ditanami dengan sayur-sayuran termasuk cabe.

“Kalau di kantor ini (kominfo) bisa dilihat sendiri sudah banyak tanaman yang kita tanam. Ini semua ditanam oleh pegawai dinas kominfo mulai dari kepala dinas dan pejabat eselon II, III, IV termasuk PNS dan PTT,” ujar Afri.(Br1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru

Bengkulu

TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario

Kamis, 8 Okt 2026 - 17:34 WIB