Foto/ UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Penandatanganan Piagam SDGs
Yogyakarta,Beritarafflesia.com, – Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan kampus berkelanjutan berbasis nilai-nilai keislaman dengan menandatangani Piagam Komitmen Implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) pada Lokakarya Nasional UI GreenMetric untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) Tahun 2026 yang berlangsung di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jumat (01/05/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis bagi perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia untuk memperkuat arah kebijakan pembangunan kampus hijau (green campus) yang berkelanjutan, sekaligus mendorong implementasi nilai-nilai lingkungan dalam tata kelola perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi, menegaskan bahwa persoalan lingkungan bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan telah menjadi tanggung jawab moral yang harus diemban oleh seluruh perguruan tinggi.
«”Perguruan tinggi harus mengambil peran sebagai pelopor dalam membangun kesadaran ekologis. Pendekatan keagamaan menjadi kekuatan penting dalam menggerakkan perubahan karena menyentuh dimensi nilai dan kesadaran manusia,” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia dalam sesi keynote speech menekankan bahwa konsep ekoteologi merupakan fondasi penting dalam membangun kesadaran lingkungan, khususnya di lingkungan perguruan tinggi keagamaan. Nilai-nilai keagamaan dinilai memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Bagi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, penandatanganan Piagam Komitmen Implementasi SDGs menjadi lebih dari sekadar seremoni. Komitmen tersebut merupakan langkah nyata dalam memperkuat kebijakan kampus menuju sistem pengelolaan lingkungan yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan.
Kepala Pusat Lingkungan Hidup UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Fadilah, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa komitmen tersebut menjadi penguat gerakan lingkungan berbasis ekoteologi yang selama ini terus dikembangkan di lingkungan kampus.
«”Penandatanganan komitmen ini menjadi titik penting bagi kampus untuk memperkuat gerakan lingkungan, tidak hanya dari sisi teknis pengelolaan, tetapi juga dari sisi nilai bahwa menjaga bumi adalah amanah yang harus diwujudkan dalam kebijakan dan budaya kampus,” ungkapnya.
Melalui partisipasi dalam Lokakarya Nasional UI GreenMetric ini, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu semakin menegaskan komitmennya untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui berbagai program kampus hijau, penguatan tata kelola lingkungan, serta pengintegrasian nilai-nilai ekoteologi dalam pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan budaya akademik. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat peran UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, berkelanjutan, dan berkontribusi terhadap pembangunan lingkungan di tingkat nasional maupun global.*( ADV)












