Foto/ Founder FOSS Group, Afo Lim
JAKARTA, Beritarafflesia.com – FOSS Group melalui anak perusahaannya, PT Genetic FOSS Indonesia Teknologi, memperkenalkan FOSS Aerogel Fire Protection, rangkaian solusi teknologi perlindungan dan pemadaman kebakaran berbasis material aerogel.
Teknologi tersebut diperkenalkan sebagai salah satu upaya perusahaan untuk menghadirkan solusi keselamatan yang dapat diterapkan pada berbagai sektor dan kondisi di Indonesia.
Founder FOSS Group, Afo Lim, mengatakan pengembangan teknologi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi keselamatan yang inovatif dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
“Keselamatan merupakan kebutuhan yang sangat penting. Melalui PT Genetic FOSS Indonesia Teknologi, kami ingin menghadirkan teknologi pemadam kebakaran yang inovatif, aplikatif, dan dapat dikembangkan untuk berbagai kondisi di Indonesia,” ujar Afo Lim.
Menurut Afo, FOSS Group tidak hanya berfokus pada pengenalan produk, tetapi juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan teknologi keselamatan sesuai kebutuhan pengguna.
Berdasarkan materi perusahaan, FOSS Aerogel Fire Protection dikembangkan dalam sejumlah varian perangkat. Produk tersebut mencakup alat pemadam berkapasitas 500 mililiter, botol pemadam lempar sekitar 600 mililiter, alat pemadam portabel berkapasitas 2 hingga 9 liter, pemadam gantung 4 hingga 8 liter, model ransel 15 liter, sistem pemadam otomatis, kendaraan pemadam berukuran mini, hingga sepeda motor pemadam
Perusahaan menyebut teknologi tersebut ditujukan untuk mendukung penanganan berbagai kondisi kebakaran. Namun, efektivitas setiap perangkat tetap bergantung pada spesifikasi produk, kondisi penggunaan, serta hasil pengujian dan verifikasi teknis sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengembangan teknologi proteksi kebakaran dinilai semakin relevan seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik, baterai litium, fasilitas penyimpanan energi, kawasan industri, pertambangan, sektor energi, dan berbagai infrastruktur modern.
FOSS Group memproyeksikan teknologi tersebut dapat dikembangkan untuk sejumlah sektor, seperti kendaraan listrik, baterai litium, fasilitas penyimpanan energi, industri dan manufaktur, pertambangan, energi, petrokimia, transportasi, serta fasilitas publik.
PT Genetic FOSS Indonesia Teknologi juga membuka peluang kerja sama dengan pemerintah, badan usaha milik negara, badan penanggulangan bencana, institusi pemadam kebakaran, kawasan industri, perusahaan energi dan pertambangan, serta mitra teknologi.
Kerja sama dapat mencakup demonstrasi produk, pengujian, proyek percontohan, pengembangan aplikasi, integrasi sistem keselamatan, serta pengembangan jaringan pemasaran dan distribusi.
Afo Lim menegaskan pihaknya terbuka terhadap kolaborasi untuk menguji dan mengembangkan teknologi tersebut sesuai kebutuhan di lapangan.
Selain pemasaran, perusahaan juga membuka peluang pengembangan teknologi di Indonesia, termasuk perakitan, pengisian, alih teknologi, hingga produksi lokal apabila memenuhi aspek teknis, bisnis, dan regulasi.
Kendati demikian, penerapan teknologi proteksi kebakaran, terutama pada sektor berisiko tinggi, tetap memerlukan pemenuhan standar keselamatan, sertifikasi, serta pengujian yang sesuai dengan peruntukan dan peraturan yang berlaku.
Melalui FOSS Aerogel Fire Protection, perusahaan berharap dapat turut memperkuat pengembangan teknologi keselamatan dan penanganan risiko kebakaran di Indonesia.(BR1)












